TKW cantik ini dipaksa melayani kakak majikannya dengan bonus Rp5 juta

TKW cantik ini dipaksa melayani kakak majikannya dengan bonus Rp5 juta
TKW cantik ini dipaksa melayani kakak majikannya dengan bonus Rp5 juta

transbisnis.com | Cerita soal seorang TKW cantik tidak pernah ada habisnya seperti kisah TKW cantik ini di Taiwan bercerita bahwa dirinya diminta layani kakak majikan sekaligus.

BACA JUGA: 5 TKW cantik Indonesia masih jomblo nyesel kalau tidak segera dinikahi

Bacaan Lainnya

Majikannya bahkan menawarkan bonus Rp 5 Juta. Namun TKW cantik ini menolak dengan alasan yang tak terduga.

Penasaran kan” eperti apa kisah lengkapnya? TKW cantik di Taiwan ungkap kisah hidupnya sehari-sehari di Pulau Formosa.

TKW cantik ini bernama Dian Aristya itu memang terpantau eksis di kanal YouTube-nya.

Konten kehidupan TKW di Taiwan itu pun menarik untuk diikuti. Terbukti hingga saat ini kanal YouTube Dian terus berkembang.

Ia telah disubscribe oleh 57,7 ribu orang. Tak hanya aktivitas sehari-hari Dian juga kerap curhat kepada pengikutnya.

Beberapa waktu lalu Dian mengungkapkan sebuah pengalaman menarik soal pekerjaannya.

Tak ada angin atau hujan, Dina ditawari bonus sebesar 10.000 NT atau sekitar Rp 5 juta oleh majikannya.

Rupanya gaji tambahan itu diberikan jika Dian bersedia melayani kakak laki-lakinya.

“Oiya aku mau sedikit cerita ya, aku ditawarin tambahan gaji, bonus Rp 5 juta per bulan,”

“Tapi ada pekerjaan tambahan yaitu melayani anaknya akong yang nomor 3, kalo majikanku anak yang nomor 4,” ujar Dian diawal videonya.

Ia pun mengungkap kondisi kakak majikannya yang tak biasa itu.

“Anak yang nomor 3 ini berkebutuhan khusus ya, jadi enggak kayak kita gini normal gitu, maaf cacat dari kecil,” tambah Dian.

Dijelaskannya juga bahwa sebelum ini sudah ada seorang perawat yang melayani kakak majikannya itu, namun sudah berhenti.

“Orangnya itu dulunya ada yang jaga, orang Taiwan, datangnya tu setiap satu minggu 3 kali, itu tugasnya bikinin sarapan bersihin gitu-gitu lah ya,” kata TKW itu.

“Tapi karena dianya (kakak majikan) tu sering marah-marah, jadi kan takut ya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Dian bercerita bahwa kondisi kakak majikannya itu semakin memburuk.

“Karena enggak ada yang ngerawat, dia itu kakinya alergi, dan mungkin juga dia kena struk,” ungkap Dian.

“Kata majikannya itu kakinya hampir membusuk karena kan berbulan-bulan engga ada yang rawat, trus dipanggil ambulance, dan dirawat satu minggu di rumah sakit,” lanjutnya.

Sebelumnya, majikannya itu juga memiliki rencana untuk membawa kakaknya ke panti jompo namun penuh.

“Trus mau dibawa pulang, karena mau dibawa ke panti tempatnya full,” kata Dian.

Majikannya kemudian berbicara empat mata dengan Dian soal kondisi sang kakak.

“Kemudian beliau bilang gini, kalau dia pulang, mau ditidurin di sini, ini tempat tidurnya istri akong, tapi kan sudah meninggal jadi kosong, rencananya kalau kakaknya pulang mau tidur sekamar sama aku,” jelasnya.

“Terus kondisinya kan susah gerak ya kayak lumpuh separuh, nah aku disuruh melayani dia, mulai dari makan, bersihin, mandiin, buang air kecil air besarnya, nah kayak gitu deh namanya juga orang lumpuh,” tambahnya lagi.

“Tapi nanti aku tiap bulan dapat gaji Rp 5 juta, selain gaji pokokku,” pungkas Dian.

Wanita asal Trenggalek, Jawa Timur ini pun tak langsung mengiyakan permintaan bosnya.

Ia mengatakan masih butuh waktu untuk memikirkan itu matang-matang.

“Soalnya akong itu usianya sudah 100 tahun lebih, dan anaknya ini udah 70 tahun ada gangguan mental juga, lumpuh juga, terus aku minta saran ke banyak orang,” ujar Dian.

Dian akhirnya mengatakan bahwa dirinya tak sanggup jika harus merawat dua orang.

Namun Dian bersedia merawat jika cuma satu dua hari saja.

“Terus aku bilanglah ke majikan, maaf saya tidak sanggup, kalau cuma merawat satu dua hari menunggu panti kosong itu enggak apa-apa,” katanya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *