IHSG Masih Bertengger di Zona Merah

  • Whatsapp
Analis Pasar | Pelemahan IHSG Tidak akan Berlanjut di Awal Tahun
Analis Pasar | Pelemahan IHSG Tidak akan Berlanjut di Awal Tahun

transbisnis.com | Jakarta – Pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Selasa (23/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 41,95 poin atau 0,62% ke 6.681,43

Sebanyak 188 saham naik, 314 saham turun dan 157 saham stagnan.

Bacaan Lainnya

Delapan indeks sektoral melemah, mengikuti pelemahan IHSG.

Sedangkan dua indeks sektoral selamat ke zona hijau.

Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah IDX Sektor Transportasi yang turun 2,04%.

IDX Sektor Keuangan turun 1,56% dan IDX Sektor Properti turun 1,00%.

Sedangkan indeks sektoral yang menguat adalah IDX Sektor Barang Baku yang naik 0,22% dan IDX Sektor Infrastruktur naik 0,09%.

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 15,13 miliar saham dengan total nilai Rp 7,70 triliun.

Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (6,34%)
2. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) (4,21%)
3. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (3,75%)

Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (-3,47%)
2. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) (-3,08%)
3. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) (-2,93%)

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 368,18 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 121,8 miliar.

PT Astra International Tbk (ASII) Rp 59,6 miliar dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp  45,3 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) Rp 69,5 miliar.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 66,9 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 49,4 miliar.

Pos terkait