Periode 2020-2021 PTPN II Berhasil Memproduksi Gula Tebu 63.000 Ton

  • Whatsapp
Priode 2020-2021, PTPN II berhasil memproduksi gula 40.000 ton dengan lahan tanaman tebu yang dimiliki seluas 8.100 hektar

transbisnis.com | Tandem Hilir – Dalam kuartal 1 tahun periode 2020-2021, PTPN II berhasil memproduksi gul berkisar 63.000 ton dengan lahan tanaman tebu yang dimiliki seluas 8.100 hektar.

Hal itu dikatakan Manager PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) Kebun Tandem Hilir, Fajar P Saragih, kepada tranbisnis.com, Rabu (13/10/2021).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Saragih, masa tanaman tebu hingga panen memerlukan waktu 8 bulan dengan masa produksi sekitar 4 bulan.

“Jadi produksi gula cuma sekali dalam 1 tahun, dengan rincian masa tanam sekitar 8 bulan, dan masa produksi 4 bulan. Untuk di tahun 2022 produksi gula diperkirakan akan dilakukan sekitar di bulan 3 sampai dengan bulan 6,” terang Saragih.

Bahkan untuk periode 2021-2022, Saragih menargetkan pencapaian hasil dari tanaman tebu saat ini dikisaran 70.000 ton.

“Ya kita berharap, untuk produksi tahun 2022, PTPN II bisa menghasilkan gula dikisaran 70.000 ton. Tentunya untuk mencapai target itu tidak mudah, tanpa kerja keras kita,” tutur Saragih.

Diketahui, Perkebunan Nusantara II memiliki 5 kebun tebu yang tersebar di wilayah Sumatera Utara, yaitu Kebun Tandem Hilir, Kwala Madu, Bulu Cina, Sei Semayang dan Helvetia.

Dengan memiliki 2 pabrik gula berkapasitas produksi berkisar 4.000 ton tebu/hari, yaitu Pabrik Gula Kwala Madu dan Pabrik Gula Sei Semayang.

(dn)

Pos terkait