Pasca Demo, Barokah Group Dikabarkan Bakal Tuntut 3 Pejabat Pelindo

  • Whatsapp
PT Barokah Group demo PT Pelindo Cabang Belawan, pada Rabu (21/9/2021) lalu. ( Foto : Dok )

transbisnis.com | BELAWAN – Pasca aksi demo yang dilakukan PT Barokah Group terhadap PT Pelindo Cabang Belawan, pada Rabu (21/9/2021) lalu, berbuntu panjang.

PT Barokah Group dikabarkan bakal melakukan upaya hukum menuntut 3 pejabat PT Pelindo Cabang Belawan.

Bacaan Lainnya

Ketiga pejabat PT Pelindo Cabang Belawan itu masing-masing berinisial Jon, IM dan Fo,

Hal itu dibenarkan Pimpinan PT Barokah Group, Rudi, kepada transbisnis.com, ketika dikonfirmasi, Rabu (6/10/2021), Namun ia tak menyebutkan upaya hukum seperti apa yang akan dilakukan pihak.

“Iya kita lihat saja nanti, seperti apa langkah hukum yang kita ambil. Saat ini saya sedang melengkapi segala sesuatunya, termasuk rincian seberapa besar nilai kerugian perusahaan,” ujar Rudi.

Hanya saja kata Rudi, langkah hukum itu dilakukannya, karena PT Barokah Group mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp2 miliar, akibat dari kinerja ketiga pejabat PT Pelindo Cabang Belawan tersebut.

Diketahui, aksi demo yang dilakukan PT Barokah Group beberapa waktu lalu, dikarenakan kapal milik PT Barokah tidak diperbolehkan bersandar di Dermaga Pelabuhan Belawan oleh pihak Pelindo tanpa menyebutkan alasannya.

“Pihak Pelindo tidak ada menjelaskan secara rinci apa penyebab kapal tidak boleh bersandar. Padahal segala dokumen lengkap. Terus terang, seluruh dokumen kita ada. Tidak ada yang ilegal, semua resmi,” beber Rudi.

Alhasil kata Rudi, PT Barokah yang bergerak bergerak dibidang Shipping Lines, Eksportir, Importir, Trucking, EMKL, Stevedoring Company, Freight Forwarding serta sebagai pencarter kapal TB. DRAKO ENTERPRISE dan BG DRAKO 230, mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp2 milliar.

Terpisah, Manager Umum PT Pelindo Cabang Belawan, Khairul Aulya, yang coba dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, belum memberikan balasan jawaban.

(tim)

Pos terkait