Haris DiLaporkan ke Polisi, Pengacara Bilang Luhut Tak Ada Itikad Baik

  • Whatsapp
Pengacara Haris Azhar, Nurkholis Hidayat menilai Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, justru yang tak ada itikad baik dalam perseteruan Haris dan Luhut.

transbisnis.com | JAKARTA – Pengacara Haris Azhar, Nurkholis Hidayat menilai Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, justru yang tak ada itikad baik dalam perseteruan Haris dan Luhut.

Menurutnya, Luhut tak pernah mengklarifikasi dugaan keterlibatannya dalam proyek pertambangan di Papua. Sedang kliennya (Haris-red) selalu memberikan bukti, jawaban atas motif serta tujuan dari kritik terhadap Luhut.

Bacaan Lainnya

Namun sebaliknya, Luhut tak pernah memberikan bukti yang mendukung bahwa dirinya tak terkait dengan proyek tambang di Papua.

“Kami lihat tidak ada iktikad baik dari pihak Luhut Binsar Panjaitan menyelesaikan persoalan ini. Selama ini dalam somasi kami selalu memberikan jawaban terkait motif, tujuan, hingga data informasi yang disebut Luhut sebagai fitnah,” beber Nurkholis dalam konferensi pers bersama KontraS, Rabu (22/9/2021).

Nurkholis juga mengatakan kliennya bersedia minta maaf jika memang bentuk kritik yang disampaikannya bisa dibuktikan sebagai berita bohong.

Untuk itu, ia minta Luhut sebaiknya membuka data proyek investasi tambang di Blok Wabu, Intan Jaya, Papua.

Selain itu, menurutnya, Haris Azhar juga sejatinya tidak bisa dipidana karena menyampaikan kepentingan publik berdasarkan fakta dan hasil riset.

Sementara Luhut sendiri sampai hari ini tak membantah dugaan tersebut, malah justru menyampaikan somasi hingga ancaman kriminalisasi.

“Mereka tak memberikan bukti-bukti itu, termasuk saat diundang untuk memberikan klarifikasi pada 14 September lalu, mereka (Luhut-red) tidak datang,” sambung Nurkholis.

Nurkholis kembali menegaskan, jika Luhut bisa membuka data ihwal proyek tambang di Papua dan membuktikan tidak ada campur tangan dirinya dalam proyek tersebut, maka kliennya akan meminta maaf.

“Kita buka saja dalam proses hukum ini sehingga publik akan melihat bagaimana Luhut dalam dugaan konflik kepentingan bisnis tambang. Kami selalu bersikap ksatria, kalau salah minta maaf, kalau tidak salah tentu kami bakal mempertahankan kebenaran apa pun risikonya,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, telah melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti ke polisi dalam dugaan mencemarkan nama baiknya.

Laporan tersebut, terkait unggahan konten video di kanal Youtube milik Haris Azhar berjudul, “Ada Lord Luhut Di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!”

“Saya melaporkan pencemaran nama baik saya dengan polisi. Jadi Haris Azhar sama Fatia (yang dilaporkan),” ujar Luhut, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Bahkan Luhut mengatakan, hal itu dilakukannya karena pihaknya sudah dua kali memberikan somasi agar ada permintaan maaf dari Haris dan Fatia Maulidiyanti, tetapi tidak direspons dengan baik oleh keduanya.

“Ya, karena sudah dua kali dia tidak mau, saya kan harus mempertahankan nama baik saya, anak cucu saya. Jadi saya kira sudah keterlaluan karena dua kali tidak mau minta maaf, sekarang kita ambil jalur hukum jadi saya pidanakan dan perdatakan,” bebernya.

 

Pos terkait