17 Tersangka Dipusaran Dugaan Suap Bupati Probolinggo Tiba di KPK

  • Whatsapp
17 Tersangka Dipusaran Dugaan Suap Bupati Probolinggo Tiba di KPK
Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari (kedua kanan) saat keluar dari ruang Ditreskrimsus Polda Jatim, Surabaya, Jawa Timur, Senin (30/8/2021). (ANTARA FOTO/Indra ZA/Um/foc.)

transbisnis.com | JAKARTA – 17 orang tersangka dipusaran kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Probolinggo telah tiba di Gedung KPK Jakarta.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan 17 tersangka itu terlibat pemberi suap dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Bacaan Lainnya

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan 17 orang tersangka akan menjalani pemeriksaan, dikasus dugaan suap yang menjerat Bupati Probolinggo Puput Tantriana dan suaminya Hasan Aminuddin.

“17 tersangka pemberi suap dalam dugaan korupsi seleksi jabatan di lingkungan Pemkab probolinggo telah tiba di Jakarta untuk diperiksa penyidik KPK,” kata Ali dalam keterangannya, Sabtu (4/9/2021).

Diketahui, KPK telah menetapkan puluhan tersangka, yang mayoritas merupakan ASN untuk diusulkan mengisi jabatan kepala desa (kades) di 24 kecamatan di Probolinggo.

Para tersangka diduga memberi sejumlah uang suap ke Bupati Probolinggo Puput Tantriana dan suaminya Hasan Aminuddin yang juga merupakan anggota DPR RI dari Partai NasDem.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alex Marwata mengungkap, tarif yang harus diberikan oleh setiap ASN calon kades kepada Puput dan suaminya sebesar Rp20 juta, plus upeti tanah senilai Rp5 juta per hektar.

Ia menuturkan, praktik jual beli jabatan itu dilakukan setelah pemilihan kepala desa serentak tahap II di Probolinggo yang diundur dari semula dijadwalkan.

Sementara, sebanyak 252 jabatan kepala desa yang tersebar di 24 kecamatan harus segera diisi per 9 September.

 

Pos terkait