Imun Tubuh Rendah Rentan Terpapar COVID-19

  • Whatsapp
Talkshow interaktif di Stasiun TVRI Sumut

transbisnis.com | Ibu hamil diharapkan tidak takut untuk melakukan vaksinasi agar daya tahan tubuh semakin tinggi dan tidak terpapar COVID- 19. Umumnya Ibu hamil memiliki sistem imun tubuh yang rendah, sehingga rentan  terserang penyakit dan juga terpapar COVID-19. Melalui pemeriksaan, vaksinasi dan layanan aplikasi kesehatan akan lebih efisien  untuk menghindarkan diri dari virus.

Guna pemeriksaan kehamilan, dapat dilakukan melalui bidan mandiri jika para ibu enggan melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas maupun rumah sakit .

Bacaan Lainnya

Itulah alasannya, ibu hamil diwajibkan melakukan pemeriksaan saat  pandemi COVID – 19 untuk menjaga kesehatan diri dan kandungannya.

Pengurus Persatuan Dokter Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sumut, David  Luther dan Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumut, Betty Mangkuji, memberi motivasi serta mengingatkan perilaku ibu hamil  semasa pandemi  COVID – 19 kini.

Pernyataan kedua pengurus lembaga tersebut, mendapat dukungan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) dengan meningkatkan peranan Dasawisma. Program yang terorganisir ini dinilai sangat strategis untuk menjaga ketahanan keluarga di masa pandemi COVID-19 .

Ketua TP PKK Sumut, Nawal Lubis menyebutkan program lembaganya saat pandemi COVID-19 pada talkshow interaktif bertema “Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil dan Pelayanan Essensial Ibu Hamil, Bersalin dan Nifas pada Masa Pandemi COVID-19” di Stasiun TVRI Sumut, Jalan Putri Hijau Medan, Kamis (26/8).

Program Dasawisma diperkirakan sangat prospektif mendukung upaya mitigasi pencegahan COVID-19 di Kabupaten/Kota se-Sumut. Caranya, dengan melakukan edukasi, sosialisasi pemakaian masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta membantu masyarakat terdampak COVID -19 dengan sembako.

Program vaksinasi pemerintah juga telah didukung dengan melayani 6.000 orang lansia serta berkolaborasi bersama Grab Indonesia, Dinas Kesehatan Sumut, Satgas Penganan COVID-19   serta Forkopimda  Sumut.

Dasawisma PKK kedepannya semakin dapat dimaksimalkan menjadi penggerak positif dalam menyukseskan program pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. *(jendaingetanbangun)

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait