KontraS : Pelibatan TNI-Polri di Pandemi Covid Kontradiktif

  • Whatsapp

transbisnis.com, JAKARTA Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai pelibatan TNI-Polri dalam penanganan pandemi Covid-19 kontradiktif.

Pelibatan unsur keamanan itu dinilai tidak sesuai dengan porsinya dalam rangka penanganan pandemi.

Bacaan Lainnya

“Kami memantau ini berangkat dari beberapa peristiwa kekerasan yang terjadi. Intinya bahwa keterlibatan aparat keamanan atau pertahanan dalam penanganan pandemi itu tidak efektif dan justru kontraproduktif,” kata Wakil Koordinator KontraS, Rivanlee Anandar, dalam sebuah webinar, Selasa (27/7/2021).

Rivanlee menilai bahwa keterlibatan aparat keamanan dalam pengendalian pandemi Covid-19 tidak membuahkan hasil berupa pelandaian kasus, justru situasi pandemi semakin tidak terkendali

Catatan KontraS juga menunjukkan bahwa sejak April 2020-Januari 2021, ada 17 peristiwa kekerasan melibatkan kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Satgas gabungan.

Dimana peristiwa kekerasan ini disebut sebagai upaya institusi keamanan dalam menjalankan penegakan protokol kesehatan di masyarakat

KontraS juga melihat bahwa keterlibatan para institusi keamanan tersebut jauh dari nilai humanis dan cenderung menunjukkan sikap represif aparat terhadap warga sipil.

Diantaranya seperti peristiwa penganiayaan, penangkapan sewenang-wenang, penembakan water canon untuk membubarkan kerumunan, intimidasi pada warga, dan pembubaran paksa.

Pos terkait