Gejala yang Sering Terjadi bagi Penderita Anemia

  • Whatsapp

transbisnis.com|Apakah anda sering merasa ada kunang-kunang ketika sedang berdiri dan bangkit dari duduk?

Bisa jadi anda mengalami anemia yang tidak disadari. Atau Anda sering merasa kelelahan disertai rasa pusing?

Bacaan Lainnya

Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak cukup memiliki sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen menuju organ tubuh.

Akibatnya, Anda akan merasa kedinginan disertai dengan kelelahan.

Anemia membawa penderitanya merasa lemah dan cepat lelah. Hal ini tentu sangat menggangu mereka yang memiliki segudang aktivitas yang harus dilakukan setiap harinya.

Megutip dari Mayo Clinic, anemia memiliki penyebab yang berbeda. Penyakit ini juga dibagi atas 2 hal, yakni bersifat sementara dan jangka panjang.

Menurut webmd, terdapat pula anemia jenis tertentu yang diturunkan melalui genetik sejak lahir.

Perawatan paling mudah pada orang yang mengalami anemia adalah dengan mengonsumsi suplemen.

Dan pola makan sehat secara rutin seperti mengonsumi buah-buahan dan sayuran hijau.

Secara umum, dikutip MomsMoney melalui webmd, gejala yang sering terjadi pada para penderita anemia di antaranya:

Pusing ringan seperti mau pingsan

-Sakit kepala

-Nyeri persendian

-Kulit pucat

-Tangan dan kaki dingin

Kasus lain yang sering terjadi adalah kasus kekurangan zat besi pada wanita akibat periode menstruasi tiap bulan.

Orang dewasa juga berpotensi mengidap penyakit anemia karena cenderung memiliki masalah ginjal atau kondisi kronis lainnya.

Anemia dibagi menjadi beberapa jenis yang dirangkum melalui mayo clinic, di antaranya:

Anemia Aplastik

Anemia aplastik merupakan suatu kondisi dimana tubuh berhenti memproduksi sel darah baru yang cukup.

Kondisi ini membuat Anda mudah lelah dan rentan infeksi serta pendarahan yang tidak terkontrol.

Anemia jenis ini bisa terjadi pada usia berapapun secara tiba-tiba maupun perlahan.

Pada beberapa kondisi, jenis anemia ini bisa memburuk tiba-tiba ataupun perlahan dari yang ringan hingga ke berat.

Perawatan pada anemia jenis ini bisa dilakukan dengan pengonsumsian obat-obatan, transfusi darah hingga transplantasi sumsum tulang.

Anemia jenis kekurangan zat besi

Anemia jenis ini adalah yang paling sering ditemui. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi. Tubuh tidak dapat memproduksi cukup zat dalam sel darah merah yang oksigen (hemoglobin).

Anemia sel sabit

Anemia sel sabit adalah kelainan pada sel darah merah yang seharusnya berbentuk bulat dan bergerak secara fleksibel.

Pada kasus ini, darah merah berbentuk bulan sabit, kaku, dan lengket, serta mudah tersangkut di pembuluh darah kecil. Inilah yang menghambat aliran oksigen dalam darah ke tubuh.

Hingga saat ini, belum ada obat yang bisa mengatasi hal ini. Namun dengan perawatan rutin, makan bisa mengurangi rasa sakit dan mencegah komplikasi.

Talasemia

Talasemia adalah kelainan darah bawaan yang menyebabkan tubuh kekurangan hemoglobin.

Mayo clinic menyebutkan bahwa talasemia ringan bisa jadi tidak telalu memerlukan pengobatan.

Namun jika yang anda alami adalah talasemia jenis berat, maka diperlukan transfusi darah secara teratur.

Untuk mengatasi kelelahan yang terjadi, biasakanlah pola hidup sehat seperi makan makanan bergizi dan olahraga rutin.

Anemia jenis kekurangan vitamin tertentu

Anemia jenis ini disebabkan tubuh kekurangan vitamin tertentu seperti folat, vitamin B12, dan vitamin C.

Atau bisa juga disebabkan oleh tubuh yang kesulitan menyerap/memproses vitamin jenis ini.

Biasanya anemia jenis ini bisa diperbaiki dengan pola makan dan mengonsumsi suplemen.

Jika anda sudah merasakan gejala seperti sering pusing dan mudah merasa lelah sejak lama, disarankan untuk menemui dokter untuk konsultasi lebih lanjut.

Ini disebabkan karena munculya anemia bisa jadi merupakan gejala serius dari suatu penyakit yang lebih parah.

Pos terkait