Analis Pasar| IHSG Rawan Profit Taking

  • Whatsapp
Analis Pasar | IHSG Masih Berpeluang Lanjutkan Penguatan
10 Saham Net Buy Asing pada Perdagangan Rabu (30/12)

transbisnis.com | Analis pasar dari Phillip Sekuritas Indonesia, Helen menuturkan IHSG yang bergerak sideways dan ditutup naik tipis pada level 0,08% dipengaruhi oleh Wallstreet pada Jumat lalu.

Kemudian, rilis data ekonomi China yang mana ekspor tumbuh sebesar 27,9% di bulan Mei atau lebih rendah dibandingkan konsensus 32,1%.

Bacaan Lainnya

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (7/6), IHSG menguat 0,08% ke 6.069,93.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfluktuasi jelang penutupan perdagangan.

Dibuka menguat, IHSG sempat turun sekitar setengah jam sebelum turun pasar dan berakhir di zona hijau.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas, Okie Setya Ardiastama menjelaskan, fluktuasi IHSG pada hari ini seiring dengan pergerakan pasar saham Asia.

Rilis data dari China yang belum sesuai ekspektasi menurunkan optimisme para pelaku pasar.

Okie menilai IHSG berpotensi dalam fase konsolidasi. Pelaku pasar akan mencermati rilis data neraca perdagangan Amerika pada hari ini dan neraca perdagangan China yang berada di bawah ekspektasi.

Naiknya impor China sebesar 51% turut meningkatkan kepercayaan diri pelaku pasar terhadap membaiknya produktivitas dan aktivitas dari China.

“Sehingga diharapkan hal tersebut dapat berdampak pada pertumbuhan ekspor negara mitra dagangnya termasuk Indonesia,” ujar Okie.

Sementara itu, investor akan mencermati rilis cadangan devisa Indonesia bulan Mei yang diproyeksikan masih dapat lebih tinggi dari bulan April.

Karena itu, Pilarmas Investindo memproyeksikan IHSG akan bergerak pada rentang 6.043-6.103 pada hari ini.

Helen memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang 6.050-6.088 dengan kecenderungan melemah.

IHSG rawan profit taking lantaran kenaikan yang cukup signifikan pada pekan lalu.

“Untuk pekan ini dari dalam negeri ada rilis data cadangan devisa serta penjualan ritel,” sambung Helen.

Phillip Sekuritas merekomendasikan saham-saham yang dapat dicermati pada esok hari yaitu BBRI, BBNI, MIKA, dan BBTN. Sementara, Okie merekomendasikan BBCA, SMGR, dan MIKA.

Pos terkait