Pasien Isolasi Mandiri Dapat Bantuan Pemko Medan

  • Whatsapp
Walikota Medan Bobby Afif Nasution sedang berbincang dengan tim Satgas COVID-19 di lokasi isolasi mandiri.

transbisnis.com | Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM mengatakan pasien yang menjalani isolasi mandiri mendapatkan bantuan kebutuhan sehari-hari dari Pemko Medan.

“Kita sediakan makanannya mulai dari sarapan, makan siang dan makan malam ditambah vitamin dan obat-obatan yang di butuhkan oleh pasien yang terpapar COVID -19.” ujar Wali Kota Medan di sela melakukan peninjauan ke lokasi isolasi, Jumat (28/5) malam .

Bacaan Lainnya

Selain itu lanjut Wali Kota, Pemko Medan juga akan melakukan rapid antigen dan tracing ditempat pasien melakukan aktifitasnya sehari-hari salah satunya ialah ditempat pasien bekerja.

Isolasi dilakukan di lingkungan 10, Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang. Hal itu diberlakukan mengingat jumlah masyarakat yang terpapar COVID -19 di lingkungan tersebut mencapai 12 orang dari 7 rumah sehingga lingkungan tersebut dinyatakan masuk kedalam zona merah penyebaran COVID -19.

Pemberlakuan isolasi lingkungan ini sendiri dimulai pukul 19:00 Wib sampai dengan pukul 06:00 Wib dan akan diberlakukan selama satu minggu kedepan.

Dalam peninjauan tersebut Wali Kota Medan mengatakan mulai saat itu lingkungan 10 Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang dilakukan isolasi dengan membatasi kegiatan masyarakat mulai pukul 19.00 Wib hingga pukul 06.00 wib. Isolasi ini merupakan yang pertama sekali dilakukan di Kota Medan.

Tampak bersama Wali Kota Medan hadir Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M, Kapoldasu, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, M.Si, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Agus Setiandar, S.I.P, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman,MM dan pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemko Medan.

Peninjauan ini dilakukan Wali Kota Medan bersama rombongan guna memastikan isolasi lingkungan ini berjalan efektif sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di kota Medan khususnya di lingkungan tersebut.

“Kita tadi sudah menanyakan dimana tempat pasien bekerja dan siapa yang terakhir kontak erat dengan pasien itu akan kita tracing.”ujar Wali Kota Medan lagi.

Tidak hanya itu saja, kondisi kesehatan pasien juga akan terus dipantau, artinya apabila pasien mengalami gejala maka akan segera dirawat di Rumah Sakit.

“Kita lihat kondisinya kalau memang tanpa gejala dan tempatnya memungkinkan kita anjurkan melakukan isolasi mandiri dirumah, namun apabila ada gejala akan kita rawat di Rumah Sakit.”kata Wali Kota Medan.

Sementara itu Camat Medan Selayang, Sutan Tolang Lubis, S.STP,M.SP menyampaikan bahwa dari data terakhir jumlah pasien yang terpapar COVID -19 di lingkungan 10, Kelurahan Tanjung Sari sebanyak 12 orang dari 7 rumah.

“Sebelumnya memang ada 14 pasien namun 2 orang sudah dinyatakan sembuh sehingga data terakhir yang kita miliki hingga saat ini 12 orang yang masih terpapar covid-19 di lingkungan 10.”ungkapnya.

Dari 12 pasien yang terpapar COVID -19 tersebut, 3 orang diantaranya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit, sedangkan 9 orang lainya melakukan isolasi mandiri di rumah.(jb)

 

Pos terkait