Analis Pasar| Pelemahan Dolar AS Menguntungkan Rupiah

  • Whatsapp
Rupiah Tampil Perkasa di Hari Terakhir di Tahun 2020
Rupiah Tampil Perkasa di Hari Terakhir di Tahun 2020.[net]

transbisnis.com | Analis Pasar dari Division Manager Royal Trust Futures Suluh Adil Wicaksono juga melihat, pergerakan rupiah kemarin masih akan terbatas.

Kendati demikian, ada potensi bagi rupiah mencatatkan penguatan.

Bacaan Lainnya

Ia memperkirakan, ada kemungkinan dolar AS akan melemah dan menguntungkan rupiah.

Sedangkan untuk sentimen dari dalam negeri, Suluh menyebut, pasar saat ini tengah menantikan.

Seperti apa dampak dari libur lebaran kemarin.

Ia melihat, para pelaku cukup khawatir akan terjadinya kasus lonjakan Covid-19.

Suluh pun memproyeksikan rupiah berpotensi diperdagangkan pada rentang Rp 14.250 – Rp 14.350 per dolar AS.

Pada perdagangan Rabu (19/5), Kurs rupiah mengakhiri dengan kinerja yang kurang oke.

Di pasar spot, nilai tukar rupiah melemah 0,12% dan ditutup di level Rp 14.290 per dolar Amerika Serikat (AS).

Setali tiga uang, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga mengalami koreksi.

Mata uang Garuda ini ditutup di level Rp 14.313 per dolar AS atau terkoreksi 0,09% dibanding level penutupan sebelumnya.

Kepala Ekonom Bank Central Asia David Sumual mengatakan, rupiah masih cukup terkena sentimen negatif dari Morgan Stanley.

Yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Namun, ia melihat, dalam jangka pendek, rupiah pergerakannya cenderung sempit seiring adanya tarik-menarik sentimen.

Pergerakan indeks dolar AS juga sejauh ini masih fluktuatif, sehingga pergerakan rupiah pada Kamis (20/5) juga masih akan fluktuatif.

Sentimen yang harus diperhatikan adalah seperti apa rencana The Fed ke depan.

“Karena inflasi AS sudah mengalami kenaikan lebih tinggi dari perkiraan awal,” kata David.

David, rupiah akan berada pada kisaran Rp 14.250 – Rp 14.340 per dolar AS untuk perdagangan Kamis (20/5).(kontan)

Pos terkait