IHSG Melemah 25,24 Poin di Awal Perdagangan

  • Whatsapp
Analis Pasar | IHSG Berpotensi Terkoreksi di November 2020
Analis Pasar | IHSG Berpotensi Terkoreksi di November 2020

transbisnis.com – Pagi ini di awal perdagangan hari ini. Selasa (11/5) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah.

IHSG melemah 25,24 poin atau 0,42% ke 5.950,54.

Bacaan Lainnya

Mayoritas indeks sektoral melemah dan menyeret pergerakan IHSG.

Pelemahan dari yang terdalam secara berurut-turut adalah IDX Basic Materials yang turun 1,03%.

Disusul, IDX Healthcare, IDX Finance, IDX Technologies dan IDX Properties.

Pelemahan selanjutnya adalah IDX Industrial, IDX Energy, IDX Consumer Noncyclical dan IDX Consumer Cyclical.

Sementara itu, IDX Transportation berhasil menjadi sektor yang menguat paling tinggi setelah naik 0,24%. Diikuti, IDX Infrastructure yang naik 0,06%.

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 3,25%

PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun 2,72%

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 2,61%
Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 4,45%

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 1,32%
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik 1,16%
Investor asing mencatat jual bersih atau net sell Rp 85,75 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 68,3 miliar.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 13,8 miliar dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 8,4 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp 8,3 miliar.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 4,4 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 2,9 miliar.

Pos terkait