Analis Pasar| Rupiah Kemungkinan Dibuka Berfluktuasi

  • Whatsapp
Analis Pasar | Rupiah Cenderung Terkoreksi Pagi Ini
Analis Pasar | Rupiah Cenderung Terkoreksi Pagi Ini

transbisnis.com | Analis pasar dari TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi.

Namun, tetap berpotensi ditutup menguat kembali.

Bacaan Lainnya

Secara fundamental, Ibrahim mengatakan rupiah masih berpotensi menguat

Karena The Fed di akhir pekan lalu mengatakan akan mempertahankan kebijakan moneter dovish.

Di satu sisi, pergerakan ekonomi dalam negeri masih dipenuhi ketidakpastian.

“Keseriusan dan efektivitas pemerintah dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi masih masih jauh dari harapan,” kata Ibrahim.

Pada perdagangan Selasa (11/5), David memproyeksikan rupiah melemah tipis di rentang Rp 14.170 per dollar AS hingga Rp 14.240 per dollar AS.

Sementara Ibrahim memproyeksikan rentang rupiah di Rp 14.160 per dollar AS hingga Rp 14.230 per dollar AS.

Penguatan rupiah yang terjadi berturut-turut berpotensi memicu profit taking.

Namun, pertumbuhan ekonomi domestik di kuartal I-2021 yang masih minus berpotensi membuat pergerakan rupiah fluktuatif di tengah indeks dollar AS yang juga dalam tren menurun.

Di pasar spot, Senin (10/5), rupiah kembali menguat 0,61% ke Rp 14.198 per dollar AS.

Sementara kurs JISDOR menguat 0,64% ke Rp 14.198 per dolar AS.

Kepala ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan penguatan rupiah sore ini dipengaruhi oleh indeks dollar AS

Yang melemah akibat data tenaga kerja AS yang tumbuh di bawah ekspektasi pelaku pasar.

Namun, secara teknikal, David memproyeksikan rupiah berpotensi berbalik melemah setelah menguat berturut-turut.

“Secara teknikal dollar AS bisa saja rebound dan rupiah melemah,” kata David.

Pos terkait