Bursa Asia Dibuka Bervariasi Tapi Mayoritas Melemah

  • Whatsapp
Bursa Saham Eropa
Ilustrasi: Bursa Saham Eropa.[net]

transbisnis.com | Pada awal perdagangan Senin (3/5). Pukul 08.19 WIB Bursa Asia dibuka bervariasi dengan mayoritas indeks melemah di pasar spot.

Sedangkan indeks Kospi naik 26,23 poin atau 0,83% ke 3.173,62, ASX 200 naik 35,88 poin atau 0,51% ke 7.061,70.

Bacaan Lainnya

Dimana Straits Times turun 13,04 poin atau 0,42% ke 3.204,10 dan FTSE Malaysia turun 2,95 poin atau 0,18% ke 1.597,91.

Koreksi bursa Asia dipicu aksi investor yang menahan diri lantaran menanti sejumlah besar data pekan ini.

Aktivitas bursa Asia hari ini juga tak terlalu ramai lantaran bursa China dan Jepang libur, mengurangi volume transaksi di pasar saham Asia.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang datar setelah mengalami sedikit penurunan pada hari Jumat.

Pekan yang sibuk untuk data ekonomi AS diperkirakan akan menunjukkan kekuatan yang gemilang, terutama untuk survei manufaktur ISM dan gaji bulan April.

Perkiraannya sebanyak 978.000 pekerjaan diciptakan pada bulan tersebut karena konsumen membelanjakan uang stimulus mereka dan ekonomi semakin terbuka.

Keuntungan seperti itu dapat memicu spekulasi penurunan pembelian aset oleh Federal Reserve, meskipun Ketua Jerome Powell telah menunjukkan setiap tanda untuk bersabar pada kebijakan.

“Penggajian seharusnya menunjukkan kenaikan hampir 1 juta pekerjaan lagi, tetapi itu masih akan membuat mereka 7,5 juta di bawah tingkat pra-Covid,” kata Tapas Strickland, direktur ekonomi di NAB seperti dikutip Reuters.

“Gubernur The Fed Jerome Powell baru-baru ini mencatat bahwa dibutuhkan serangkaian bulan penciptaan lapangan kerja sekitar satu juta sebulan untuk mencapai kemajuan substansial yang diperlukan untuk membenarkan pengurangan quantitative easing.”

Powell akan berpidato pada hari Senin dan akan diikuti oleh sejumlah pejabat Fed minggu ini.

Presiden Fed Dallas Robert Kaplan menimbulkan kehebohan pada hari Jumat dengan menyerukan untuk memulai pembahasan tentang pengurangan (QE).

Kesabaran Powell telah membantu membatasi tekanan jual di Treasury.

Namun imbal hasil US Treasury 10-tahun masih naik 6 basis poin menjadi terakhir di 1,626% pada akhir pekan lalu.

Pos terkait