Analis Pasar| IHSG Berpotensi Bergerak Menguat

  • Whatsapp
IHSG Dibuka Liar di Pasar Spot
IHSG Dibuka Liar di Pasar Spot

transbisnis.com | Analis pasar dari Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan, peluang kenaikan jangka pendek dalam pergerakan IHSG masih terbuka lebar.

“Jika IHSG dapat menembus resisten level terdekat maka IHSG berpotensi untuk bergerak menguat hingga beberapa waktu mendatang,” ujarnya dalam risetnya.

Pada perdagangan Kamis (29/4) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 38,48 poin atau 0,64% ke level 6.012,96.

Lebih lanjut diungkapkan, beberapa aksi korporasi emiten, dan fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG Jumat (30/4).

Pada perdagangan Jumat (30/4), IHSG berpotensi bergerak pada zona hijau dengan level 5.872 hingga 6.088.

Beberapa saham yang menurut WIlliam dapat dicermati seperti BBCA, ICBP, ITMG, BBRI, ASII, TLKM, dan AKRA.

Tidak jauh berbeda, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengungkapkan, IHSG akan melanjutkan penguatan di akhir pekan.

Ia memproyeksikan IHSG bergerak dengan level support 5.993 hingga 5.974 dan level resistance di 6.025 hingga 6.038.

“Dari dalam negeri masih didorong rilis laporan keuangan dan pembagian dividen oleh beberapa emiten. Selain itu investor akan mencermati data manufaktur dari China,” ujarnya dalam risetnya.

Adapun secara teknikal, indikator stochastic bergerak melebar setelah membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan.

Di tengah IHSG yang diprediksi menguat, Dennies mencermati saham-saham ini:

1. PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL)

Mengalami koreksi namun masih berada di atas level support.

Analis menyarankan investor masuk di harga Rp 875 per saham hingga Rp 900 per saham. Stop loss di Rp 860 per saham. Adapun target harga GJTL berada di Rp 940 per saham hingga Rp 965 per saham

2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

Breakout resistance didukung kenaikan volume, berpotensi melanjutkan penguatan. Target harga/Stop loss/Entry Level ditingkatkan.

Investor disarankan masuk saham ini di harga Rp 1.250 per saham hingga Rp 1.270 per saham. Stop loss di Rp 1.230 per saham. Target harga ADRO dibidik Rp 1.320 per saham hingga Rp 1.350 per saham.

3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Breakout resistance didukung kenaikan volume, berpotensi melanjutkan penguatan. Target harga/Stop Loss/Entry Level ditingkatkan.

Analis menyarankan masuk saham ini di harga Rp 4.550 per saham hingga Rp 4.620 per saham. Stop loss di Rp 4.500 per saham. Adapun target harganya berada di Rp 4.750 per saham hingga Rp 4.850 per saham.

Pos terkait