IHSG Merosot 14,22 Poin di Akhir Perdagangan

  • Whatsapp
Analis Pasar | IHSG Berpotensi Terkoreksi di November 2020
Analis Pasar | IHSG Berpotensi Terkoreksi di November 2020

transbisnis.com | Di akhir perdagangan hari ini Selasa (20/4) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lagi setelah kemarin terkoreksi.

IHSG turun 0,23% atau 14,22 poin ke 6.038,32 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bacaan Lainnya

Indeks IDX Financials mencatat penurunan terbesar yakni 0,87%. IDX Energy melemah 0,85%. IDX Technology turun 0,48%.

Sedangkan kenaikan terbesar tampak pada IDX Healthcare yang menguat 0,5%.

IDX Transportation & Logistic naik 0,59%. IDX Industrials menguat 0,57%.

IDX Consumer Cyclical naik 0,29%. IDX Consumer Noncyclical naik 0,20%. IDX Infrattructures menguat 0,15%.

IDX Properties & Real Estates naik 0,09% dan IDX Basic Materials menguat tipis 0,03%.

Dengan total volume transaksi bursa mencapai 12,63 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,45 triliun.

Sebanyak 259 saham turun harga. Ada 225 saham yang menguat dan 162 saham flat.

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 7,63%
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) 5,32%
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) 4,18%

Top losers LQ45 terdiri dari:

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) -4,20%
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) -2,78%
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) -1,82%

Investor asing mencatat net sell Rp 156 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp 178,6 miliar.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 137,5 miliar, dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) Rp 70,5 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 137,2 miliar.

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 35,3 miliar, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 32,4 miliar.

Pos terkait