Analis Pasar| IHSG yang Bergerak Cenderung Sideways

  • Whatsapp
Analis Pasar | IHSG Masih Berpeluang Lanjutkan Penguatan
10 Saham Net Buy Asing pada Perdagangan Rabu (30/12)

transbisnis.com | Analis Pasar dari MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, IHSG yang bergerak cenderung sideways hari ini masih sejalan

Sengan analisis teknikal yang dipasang sekuritas, dimana IHSG menguat menguji resistance di 6.050.

Bacaan Lainnya

Selain itu, investor juga cenderung wait and see dengan perkembangan ekonomi global dan domestik.

“Untuk hari ini, kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat dengan rentang 5.950-6.060,” terang Herditya.

Herditya bilang, pelaku pasar menunggu salah satu rilis data perekonomian dalam pekan ini, yakni data indeks kepercayaan konsumen (IKK).

Pelaku pasar dapat cermati aham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS) dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

Pada perdagangan Rabu (7/4/2021) sesi pertama IHSG sempat terkoreksi ke zona merah dan menyentuh level 5.982,067 di pasar spot.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,56% ke level 6.036,616 pada akhir perdagangan.

Sebanyak 251 saham menguat, 225 saham melemah, dan 164 saham bergeming. Hari ini investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebanyak Rp 570,07 miliar di pasar regular dan Rp 587,86 di semua pasar.

Sementara itu, Analis Pasar dari Phillip Sekuritas Indonesia Dustin Dana Pramitha menilai, IHSG hari ini masih memiliki kecenderungan menguat secara teknikal.

Investor masih menunggu hasil Federal Open Market Committee yang baru akan dirilis malam nanti.

Di sisi lain, naiknya data lapangan pekerja di Amerika Serikat yang signifikan membuat investor khawatir akan kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan awal The Fed.

“Hal itu juga yang mendorong yield obligasi masih bergerak di rentang 1,6%-1,7%,” terang Dustin.

Proyeksi dia, pergerakan indeks hari ini berpeluang di antara support 5.971 dan resistance 6.078.

Pos terkait