Analis Pasar | Bursa Global Hantui Pergerakan IHSG

  • Whatsapp
Analis Pasar | IHSG Berpotensi Terkoreksi di November 2020
Analis Pasar | IHSG Berpotensi Terkoreksi di November 2020

transbisnis.com | JAKARTA – Analis Pasar dari MNC Sekuritas, Aqil Triyadi menjelaskan penguatan IHSG hari ini didorong oleh penguatan bursa global

Dan rilis data ekonomi PMI Manufacturing yang masih bertahan di level 50 walaupun terjadi penurunan MoM.

Bacaan Lainnya

Di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,33% di level 6.359,20 pada perdagangan Selasa (2/3). Sebanyak 225 saham menguat, 253 saham melemah, dan 162 saham stagnan.

Pada perdagangan hari ini, investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) Rp 27,65 miliar di seluruh pasar.

Analis pasar tersebut memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi wajar melihat dari pergerakan hari ini yang belum terlalu kuat penguatannya menuju ke level resistance 6.428.

“Selain itu, melihat indicator stochastic yang sudah berada di daerah overbought, dan saat ini IHSG sedang berada pada upper bollinger bands,” jelasnya.

Menurutnya, sentimen yang perlu dicermati besok dari pergerakan bursa global serta harga komoditas masih menjadi pemicu pergerakan IHSG.

MNC Sekuritas memproyeksikan support IHSG hari ini di level 6.209 – 6.173. Sementara, resistance 6.382 – 6.428.

Sementara analis pasar dari MNC Sekuritas merekomendasikan pelaku pasar untuk memperhatikan saham-saham yang dinilai cukup menarik seperti HMSP dengan support Rp 1.380 – Rp 1.360

Dan resistance Rp 1.470 – Rp 1.515, KRAS dengan support Rp 600 dan resistance Rp 740, dan saham SSIA dengan support Rp 500 dan resistance Rp 530 – Rp 550.(kontan)

 

Pos terkait