IHSG Bakal Menguat Hari Ini

  • Whatsapp
Pembelian bersih Saham Terbesar Asing Sepanjang 2020
Pembelian bersih Saham Terbesar Asing Sepanjang 2020

transbisnis.com | JAKARTA – IHSG berhasil ditutup menguat 0,28% di level 6.272,81 pada 23 Februari 2021.

Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini (24/2) diperkirakan kembali menguat.

Bacaan Lainnya

Nafan Aji Analis Binaartha Sekuritas mengatakan, pergerakan IHSG hari ini (24/2) berdasarkan indikator MACD, Stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal positif.

Di sisi lain, pergerakan IHSG telah menguji garis MA 9, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance terdekat masih terbuka lebar.

Menurut Nafan, pergerakan IHSG hari ini berdasarkan rasio fibonacci adapun support maupun resistance berada pada 6.179,13 hingga 6.351,18.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. Global Mediacom (BMTR). Pergerakan harga saham BMTR masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Rekomendasi saham BMTR adalah akumulasi pada area level Rp 246 – Rp 260, dengan target harga secara bertahap di level Rp 270, Rp 280, Rp 320, Rp 360 dan Rp 400.

Support ada di Rp 240. Saham BMTR ditutup di Rp 260. (RoE: 4.97%; PER: 4.33x; EPS: 60.03; PBV: 0.21x; Beta: 1.93).

2. Indocement Tunggal Prakasa (INTP). Pergerakan harga saham INTP telah menguji garis MA 120, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Nafan memberi rekomendasi akumulasi saham INTP pada area level Rp 13.075 – Rp 13.275, dengan target harga secara bertahap di level Rp 13.850, Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625.

Support ada di Rp 13.075 dan Rp 12.500. Saham INTP ditutup di Rp 13.275. (RoE: 6.58%; PER: 32.99x; EPS: 402.43; PBV: 2.16x; Beta: 1.38).

3. Indo Tambangraya Megah (ITMG). Pergerakan harga saham ITMG telah menguji garis MA20, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Rekomendasi untuk saham ITMG adalah akumulasi pada harga Rp 11.925 – Rp 12.275, dengan target harga secara bertahap di level Rp 12.400, Rp 13.250, Rp 14.125 dan Rp 14.975.

Support ada di Rp 11.925 dan Rp 11.525. Saham ITMG ditutup di Rp 12.275. (RoE: 6.10%; PER: 17.50x; EPS: 723.04; PBV: 1.10x; Beta: 1.81).

4. PP London Sumatra Indonesia (LSIP). Saham LSIP ditutup di Rp 1.300. (RoE: 4.23%; PER: 23.84x; EPS: 54.32; PBV: 1.01x; Beta: 1.1). Pergerakan harga saham LSIP telah menguji garis MA 60, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Rekomendasi saham LSIP adalah akumulasi pada level Rp 1.280 – Rp 1.300, dengan target harga secara bertahap di Rp 1.320, Rp 1.350, Rp 1.480, Rp 1.610 dan Rp 1.740. Support ada di Rp 1.280 dan Rp 1.220.

5. Perusahaan Gas Negara (PGAS). Pergerakan harga saham PGAS telah menguji garis MA 10, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Rekomendasi untuk saham PGAS adalah akumulasi pada area level Rp 1.440 – Rp 1.450, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.510, Rp 1.585, Rp 1.895, Rp 2.210 dan Rp 2.520.

Support ada di Rp 1.420 dan Rp 1.270. Saham PGAS ditutup di Rp 1.450. (RoE: 2.18%; PER: 33.13x; EPS: 43.77; PBV: 0.72x; Beta: 2.47).

6. Petrosea (PTRO). Pergerakan harga saham PTRO telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Rekomendasi untuk saham PTRO adalah akumulasi pada level Rp 1.795 – Rp 1.805, dengan target harga secara bertahap di Rp 1.865, Rp 1.970, Rp 2.100, Rp 2.400 dan Rp 2.710.

Support ada di Rp 1.795 dan Rp 1.725. Saham PTRO ditutup di Rp 1.805. (RoE: 7.97%; PER: 6.98x; EPS: 258.61; PBV: 0.56x; Beta: 1.34).(kontan)

Pos terkait