XL Axiata Siap Gandakan Jumlah Home pass XL Home

  • Whatsapp

transbisnis.com | JAKARTA – Untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya tahun ini. Pihak PT XL Axiata Tbk (EXCL) mencatatkan pertumbuhan bisnis XL Home yang signifikan pada tahun lalu.

Per akhir 2020, layanan fiber to the home (FTTH) XL Axiata ini telah menjangkau sekitar 593.000 rumah yang terhubung jaringan (home pass). Jumlah tersebut meningkat lebih dari 152% dibanding posisi per akhir 2019.

Bacaan Lainnya

Kemudian, penetrasi rumah yang menjadi pelanggan (home connect) XL Home setara dengan 33% dari keseluruhan home pass yang ada.

Dengan begitu, jumlah pelanggan XL Home per akhir 2020 adalah sebanyak 196.000 rumah atau meningkat lebih dari 116% secara tahunan.

Penetrasi XL Home cukup tinggi di daerah penyangga ibu kota, yaitu Depok 19%, Bogor 21%, Bekasi 21%, dan Tangerang 16%, sedangkan penetrasi di Jakarta hanya 1%.

Bahkan, di beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi, penetrasinya mencapai lebih dari 30%, yaitu Makassar 40,5%, Balikpapan 40,1%, Banjarmasin 35%. Layanan XL Home juga sudah tersedia di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Malang, Medan, Denpasar, dan Palembang.

Direktur Utama XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, pencapaian signifikan XL Home pada 2020 didorong oleh pandemi Covid-19 yang membuat aktivitas masyarakat di rumah menjadi sangat intens sehingga meningkatkan permintaan layanan FTTH. Terlebih lagi, XL Home juga menggandeng mitra strategis untuk meningkatkan jumlah pelanggannya.

Untuk ke depannya, XL Axiata berencana untuk terus memperluas jangkauan dan penetrasi XL Home.

Sepanjang 2021, XL Axiata menargetkan untuk bisa menggandakan jumlah home pass XL Home. “Pada tahun 2021, kami mau menggandakan jumlah home pass di jaringan XL Home. Sementara jumlah home connect akan dipertahankan di posisi lebih dari 30%,” ucap Dian dalam konferensi pers virtual.

Direktur Keuangan XL Axiata Budi Pramantika menambahkan, tingkat penetrasi rumah yang menjadi pelanggan XL Home merupakan yang tertinggi di Indonesia.

Menurut dia, hal ini didukung oleh tim GTM dan pemasaran digital yang ada di setiap kota serta adanya perubahan perilaku pelanggan yang terlihat dari berpindahnya 12% trafik data XL Axiata dari perkantoran ke perumahan selama pandemi Covid-19.

 

Pos terkait