IHSG Turun  0,25% di Akhir Perdagangan

  • Whatsapp
Analis Pasar | Pelemahan IHSG Tidak akan Berlanjut di Awal Tahun
Analis Pasar | Pelemahan IHSG Tidak akan Berlanjut di Awal Tahun

transbisnis.com | JAKARTA – Pada perdagangan hari ini. Kamis (21/1) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun  0,25% atau 15,87 poin ke 6.413,89 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Enam sektor turun bersama dengan IHSG. Sektor keuangan mencatat penurunan terbesar, yakni 0,99%. Sektor tambang turun 0,66%. Sektor barang konsumsi melemah 0,35%. Sektor konstruksi dan properti melemah 0,34%. Sektor industri dasar tergerus 0,23%. Sektor manufaktur melemah tipis 0,02%.

Bacaan Lainnya

Sektor perkebunan melesat 1,7%. Sektor aneka industri pun melaju 1,44%. Sektor infrastruktur naik 0,96%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,62%.

Total volume transaksi bursa mencapai 18,03 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 19,17 triliun. Sebanyak 241 saham turun harga. Ada 248 saham yang menguat dan 140 saham flat.

Baca Juga: IHSG menghijau sejak awal tahun, bagaimana tren pergerakan saham bigcaps?

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 11,94%
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) 4,09%
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 4,08%

Top losers LQ45 terdiri dari:

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) -4,10%
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) -3,44%
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) -3,13%
Baca Juga: Berotot, rupiah menguat 0,16% ke Rp 14.013 per dolar AS pada tengah hari ini (21/1)

Investor asing mencatat net sell atawa jual bersih Rp 143,85 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) Rp 62,8 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 35,3 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 30,1 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih atau net buy terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 127,2 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 96,6 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 60,6 miliar.

Pos terkait