Seorang Tahanan di Polsek Lubuk Pakam Tewas Digebukin Rekannya Satu Sel

  • Whatsapp
Seorang Tahanan di Polsek Lubuk Pakam Tewas Digebukin Rekannya Satu Sel
Ilustrasi pemukulan.[net]

transbisnis.com | DELISERDANG – Sadis memang di mana salah seorang napi di tahanan Polsek Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, meninggal akibat dianiaya teman satu selnya.

Di mana Korban bernama Topan Pramana (31) merupakan warga Desa Bakaran Batu, Kecamatan lubuk Pakam, yang ditahan atas kasus penggelapan sepeda motor.

Bacaan Lainnya

Menurut Wakapolresta Deli Serdang, AKBP Julianto P. Sirait, didampingi Kasat Reskrim, Kompol Muhammad Firdaus, mengatakan ada 13 tersangka yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

“13 tahanan satu sel korban sudah ditetapkan sebagai pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal,” kata Julianto.

Menurutnya peristiwa itu terjadi hari Minggu (20/12) kemarin. Para tersangka masing-masing berinisial DH (37), MSA (24), RSS (15), KN (34), MHSS (32), IS (23), APS (36), SN (50), DI (22), JJS (42), DASN (27), SI (23) dan MB (35).

Julianto juga merinci para tersangka terlibat kasus pencurian biasa (4 orang), penggelapan (1 orang), penganiayaan (1 orang), curanmor (3 orang) dan pencurian dengan pemberatan (4 orang).

Sementara motif penganiayaan itu karena korban pernah menggelapkan sepeda motor milik keluarga salah seorang tersangka berinisial DH.

Ketika bertemu dengan korban di sel Polsek Lubuk Pakam, DH yang merasa kesal lantas menganiayanya bersama tahanan lain.

“Korban dipukul beberapa tahanan secara bergantian sehingga mengalami luka di beberapa bagian tubuh,” jelas Julianto.

Petugas Polsek Lubuk Pakam sempat membawa korban ke RSU Deli Serdang. Namun akibat luka parah yang dideritanya, korban akhirnya meninggal dunia.

Julianto menyebut Polresta Deli Serdang membuat laporan model A dan selanjutnya membawa mayat korban ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi serta melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka.

“Para tersangka dikenakan Pasal 338 subsider Pasal 170 Ayat(3) dari KUHP pidana dengan penjara paling lama lima belas tahun,” ungkapnya.

Turut hadir dalam paparan itu Kapolsek Lubuk Pakam AKP Hendri Yanto Sihotang, Wakasat Reskrim AKP Alexander Piliang serta Kanit Reskrim Polsek Lubuk Pakam Iptu Randi Anugrah.

Pos terkait