Multaqo Forum Ulama Utara Bekasi Tolak Caci Maki dan Ujaran Kebencian

  • Whatsapp
Multaqo Forum Ulama Utara Bekasi Tolak Caci Maki dan Ujaran Kebencian
Multaqo Forum Ulama Utara Bekasi

transbisnis.com | BEKASI – Forum Ulama Utara Bekasi (FU2B) menggelar Multaqo membahas peran ulama dan umara dalam menjaga ketertiban umum, menegakkan protokol kesehatan dan penegakkan hukum (22/12/2020) di Sukakarya, Bekasi Utara.

Menurut Ketua Forum Ulama Utara Bekasi, KH. Nafiuddin mengatakan beberapa pendapat dari peserta Multaqo Ulama diantaranya bahwa ulama harus menjadi garda utama dalam menjalankan ketertiban umum dan mensponsori gerakan protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Bukan justru sebaliknya, menghasut jamaahnya untuk melindungi, menjunjung tinggi, serta membela pribadinya sendiri dengan berbagai cara, termasuk melakukan pelanggaran protokol kesehatan dan pelanggaran hukum,” katanya.

Di menegaskan ulama bahu membahu saling berbagi peran dengan Umara dalam penegakkan hukum. Ulama berperan sebagai pemberi contoh dan suri tauladan yang baik bagi para jamaahnya untuk mentaati hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Dia mengungkapkan, sedangkan Umaroh dengan kekuasaan yang diembannya, memberikan ketegasan dalam implementasi penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat keamanan dan untuk melindungi ideologi bangsa, menjaga ketertiban umum, dan dalam konteks penanganan covid-19, Umaro menindak tegas pihak-pihak yang membahayakan kesehatan masyarakat dan melanggar protokol kesehatan.

“Forum Ulama Utara Bekasi meminta kepada seluruh kelompok masyarakat agar menunda kegiatan kegiatan keagamaan dan sosial yang mendatangkan kerumunan banyak orang, dan menghimbau agar taat hukum dan tidak merasa paling benar sendiri,” ungkapnya.

Hasil Keputusan Multaqo Forum Ulama Utara Bekasi yang dikompilasi dari hasil pembahasan, diskusi dan kesepakatan antar Ulama di Bekasi Barat, antara lain:

1. Forum Ulama Utara Bekasi mendorong kepada masyarakat agar senantiasa menjaga ketertiban umum.
2. Ulama dan tokoh agama menjadi pelopor utama dalam menciptakan ketertiban umum di wilayahnya dan di organisasinya.
3. Disaat situasi pandemi, ulama Forum Ulama Utara Bekasi meminta kepada aparat kepolisian untuk menegakkan hukum dengan menindak tegas pelaku pelanggar protokol kesehatan, serta penyebab kerumunan massa.
4. Forum Ulama Utara Bekasi menghimbau tokoh masyarakat agar menjadi contoh dan suri tauladan uang baik bagi jamaah dan masyarakat luas, mentaati hukum dan yang berlaku di Indonesia, serta tidak membuat provokasi dan propaganda untuk melawan pemerintah.
5. Forum Ulama Utara Bekasi mengecam sikap tidak bertanggung jawab dengan pemanfaatan jamaah dan pengikut yang ingin beribadah dan mencari pahala sebagai tameng untuk melindungi diri dan keluarga dari jeratan hukum yang menjeratnya.
6. Forum Ulama Utara Bekasi menuntut pembubaran ormas intoleran, arogan, bertindak semaunya sendiri dan tidak taat hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia

Tokoh yang hadir diantaranya, KH. Nafiuddin (Ketua Forum Ulama Utara Bekasi), KH. Muhammad Syam’un (Sekretaris Forum Ulama Utara Bekasi), KH. Mukhtar Siddiq (Ulama Bekasi Utara), KH. Rosyidi (Ulama Bekasi Utara) dan Ust. Ratono (Ulama Bekasi Utara).[rel]

 

Pos terkait