Gubernur Sumut : Seminggu Pakai Masker Habis Itu tak Ingat

  • Whatsapp
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat memberikan kuliah umum.

transbisnis.com | PEMATANGSIANTAR – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengaku masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan (Prokes). Saat dilakukan yustisi seminggu mereka pakai masker, sehabis itu tak ingat lagi, katanya.

Hal itu disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Aula Universitas HKBP Nomensen (UHN) Pematangsiantar, Jum’at (4/12). Acara tersebut diikuti ratusan mahasiswa dan staf pengajar UHN dengan penerapan Prokes secara ketat, seperti wajib menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak.

Bacaan Lainnya

Ia mengingatkan, sudah 9 bulan Covid-19 terjadi di Indonesia. Para ahli dan tokoh agama pun sudah dikumpulkan dan akhirnya diputuskan mengambil langkah New Normal atau Adaptasi Kebiasan Baru, caranya dengan menerapkan Prokes,  mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak.

Disampaikannya, sampai saat ini obat untuk Covid-19 belum ada. Yang ada hanya Prokes, vaksin pun masih sedang dalam uji coba. ” Vaksin yang paling baik adalah tingkatkan iman kita, sehingga imun kita meningkat,” ujarnya.

Sebelum meninggalkan UHN, Gubernur Edy meresmikan Taman Nommensen dan Patung Nommensen. Taman seluas 2,5 hektare tersebut berada di belakang Kampus UHN Siantar. Kedua bangunan tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumut.

Ketua Pengurus Yayasan UHN Nurdin Tampubolon mengapresiasi perhatian Gubernur Edy Rahmayadi. Menurutnya, Gubernur merupakan orang yang nasionalis dan tidak membedakan-bedakan berdasarkan agama.

Pos terkait