Hari ini, Polda Metro Jaya Jadwalkan Panggil Rizieq Syihab

  • Whatsapp
Rizieq
Muhammad Rizieq Shihab

transbisnis.com | JAKARTA –Hari ini, Polda Metro Jaya menjadwalkan memanggil petinggi Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab (MRS).

Pemanggilan MRS terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara akad nikah putri Rizieq dan acara maulid nabi di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/22/2020) lalu.

Bacaan Lainnya

“Untuk jadwal besok (red-hari ini), ada tiga yang dilakukan pemanggilan. Pertama biro hukum dari FPI, kedua menantu dari MRS inisial HA (Hanif Alatas), ketiga saudara MRS,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (30/11/2020).

Dikatakan Yusri, pemanggilan Rizieq untuk didengar keterangannya oleh penyidik, sehubungan dengan dugaan terjadinya peristiwa tindak pidana di muka umum dengan lisan atau dengan tulisan.

Dengan menghasut supaya melakukan sesuatu perbuatan yang dapat dihukum, melawan pada kekuasaan umum dengan kekerasan atau supaya jangan mau menuruti peraturan undang-undang.

Dan atau dengan tidak mematuhi penyelenggara kekarantinaan kesehatan dan menghalang-halangi penyelenggara kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat.

Serta dengan sengaja tidak menurut perintah atau tuntutan yang dilakukan menurut peraturan undang-undang oleh pegawai negeri.

Sebagaimana dimaksud Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 93 Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP.

Yusri menambahkan, Rizieq bakal diperiksa soal mengundang kerumunan, di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Yang mengundang, tahu bahwa situasi saat ini situasi pandemi Covid-19. Mengundang kerumunan di sana itu yang akan kita lakukan pendalaman kepada yang bersangkutan sebagai saksi. Pertama kan konteksnya MRS sebagi tuan rumahnya, makanya kita undang, kita panggil, kita lakukan pemeriksaan. Kan dia mengundang untuk acara pemeriksaan pernikahan anaknya,” ungkapnya.

Yusri berharap, Rizieq dan dua orang saksi lainnya dapat memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Termasuk, panitia berinisial HU yang tidak bisa hadir pada pemeriksaan, Senin (30/11/2020).

“Mudah-mudahan ketiga orang, dan satu yang hari ini tidak bisa hadir, bisa memenuhi panggilan penyidik. Kita harapkan, kita warga negara Indonesia harus taat terhadap hukum,” pungkasnya

Pos terkait