Analis Pasar | IHSG Diramalkan akan Melemah Pekan Depan

  • Whatsapp
Analis Pasar | IHSG Diramalkan akan Melemah Pekan Depan
IHSG di Bursa Efek Indonesia.[net]

transbisnis.com | JAKARTA – Analis Pasar dari Artha Sekuritas Dennis Christopher Jordan mengatakan, pergerakan IHSG didorong oleh sektor pertambangan yang terkoreksi 1.18% dan sektor konsumer minus 1.09%.

Menurutnya, IHSG ditutup melemah diakibatkan adanya aksi profit taking setelah sepekan terakhir terus menguat hingga memasuki area jenuh beli. Di sisi lain, perkembangan kasus covid secara global cukup mengkhawatirkan.

Bacaan Lainnya

“Pergerakan akan minim sentiment dari data perekonomian pada awal pekan. Serta kasus covid-19 secara global masih menjadi sorotan dimana di berbagai negara banyak berkembang kasus baru,” kata analis pasar tersebut.

Catatan analis pasar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sebesar 0,40% atau turun 22.403 poin ke level 5.571,66 pada penutupan perdagangan Jumat (20/11).

Berdasarkan data RTI, IHSG bergerak dari zona hijau ke zona merah sepanjang perdagangan dengan level terendah 5.563,65 dan level tertinggi 5.628,44.

Secara teknikal, ia bilang saat ini pergerakan diperkirakan masih akan mengalami koreksi pada awal pekan depan.

Analis pasar meramal IHSG akan melemah dengan support 1 di level 5.546, support 2 di level 5.522, resistance 2 di level 5.652, dan resistance 1 di 5,611.

Adapun sejumlah saham yang bisa dicemati untuk perdagangan Senin (23/11) meliputi:

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan target harga Rp 1.130 –Rp 1.160
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dengan target harga Rp 970 – Rp 1.000
PT Timah Tbk (TINS) dengan target harga Rp 1.180 –Rp 1.220

 

Pos terkait