Realisasi Bulog Sulawesi Tengah Telah Mencapai 71 %

  • Whatsapp
Realisasi Bulog Sulawesi Tengah Telah Mencapai 71 %

transbisnis.com | SULTENG – Realisasi penyerapan atau pembelian beras oleh Perum Bulog Sulteng telah mencapai 71% dari target yang ditetapkan tahun ini. Hal tersebut dikatakan Basirun selaku Pemimpin Wilayah Kanwil Perum Bulog Sulteng, saat ditemui di Kanwil Perum Bulog (29/10/2020).

Realisasi tersebut sebesar 71 % atau dengan jumlah cadangan beras sebanyak 14.185 ton. Dengan capain tersebut pihak Bulog akan terus berupaya untuk meningkatkan capaian tersebut, hingga mendekati target yang telah ditentukan, ungkap Beliau.

Bacaan Lainnya

Target tersebut telah ditetapkan sebanyak 20.000 ton, target tersebut bahkan sebenarnya lebih rendah dari tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2019 sebesar 32.000 ton.

Target tersebut diturunkan dengan alasan adanya kerusakan irigasi pasca bencana gempa, tsunami dan likulifaski, yang terjadi pada tahun 2018 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain itu juga tidak tercapainya realisasi pada tahun 2019. Oleh karena itu, dipertimbangkan pada tahun 2020 terjadi penurunan realisasi, ungkap Beliau saat menjelaskan mengapa realisasi tahun ini lebih rendah.

Realisasi ini sendiri diperkirakan akan semakin meningkat dengan target sebesar 80% pada akhir bulan November. Hal ini dikarenakan masih terdapatnya panen yang akan terjadi di Toili (Kab.Banggai) dan Kab. Parimo.

“Meskipun hasil panen tersebut tidak terlalu besar” ujar Beliau.

Dalam penyerapan hasil panen tersebut, Bulog juga tetap memerhatikan dan menjaga standar kualitas beras. Dikarenakan tidak semua hasil panen petani dapat masuk ke Gudang Bulog.

Apabila hasil panen memiliki kualitas yang bagus dan memiliki harga tinggi, maka Bulog memberi kesempatan kepada petani untuk menjualkan hasil panennya ke pasar umum.

Bulog pun juga mengakui bahwa jika hasil panen bagus dan terjadi di akhir tahun, hasil panen tersebut bisa dijual sampai ke luar daerah Provinsi Sulawesi Tengah, seperti Gorontalo dan Manado.

Sehingga Bulog pun membebaskan para petani dan juga memberi kesempatan untuk menyejahterahkan perekonomian petani dari hasil penjualan tersebut.

Di menambahkan selain itu, kondisi stok beras Bulog di Sulawesi tengah dan lingkungan masyarakat masih dalam kondisi relatif aman, sehingga tidak perlu dikhawatirkan untuk beberapa jangka waktu ke depan.

Reporter | Nabilah

Pos terkait