Pemprov Kalteng Dorong Kembangkan Program Food Estate

  • Whatsapp
Pemprov Kalteng Dorong Kembangkan Program Food Estate
Program Food Estate.[net]

transbisnis.com | KALTENG – Program Food Estate yang dilaksanakan di Kalimantan Tengah mendapat dorongan dan perhatian serius dari pihak Pemprov Kalteng.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong perekonomian, sekaligus menjadi percontohan penerapan teknologi pertanian modern.

Pada beberapa waktu yang lalu Plt Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail bin Yahya, telah melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat guna menggali informasi demi menyukseskan proyek lumbung pangan nasional tersebut.

Pengelolaan yang baik pada sektor pertanian dan peternakan menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka kemiskinan.

Selain itu, dengan dijalankannya program Food Estate di Kalimantan Tengah, maka dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah serta ketahanan pangan secara nasional.

Kondisi perekonomian yang kian mengkhawatirkan diharapkan dapat diantisipasi khususnya selama masa pandemi virus corona.

Daerah kabupaten yang dijadikan lokasi digarapnya program Food Estate ini adalah Kapuas dan Pulang Pisau. Ir. Hj. Sunarti MM.

Selaku Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan bahwa kedua daerah kabupaten tersebut memiliki saluran irigasi yang memadai.

“Lahan yang dipersiapkan untuk jaringan irigasi 30.000 ha, disiapkan di Pulang Pisau 10.000 ha dan Kapuas 20.000 ha,” ucap Sunarti saat diwawancara pada Kamis (29/10/2020).

Pihak pemerintah akan terus memberikan bantuan demi mengembangkan program tersebut baik dukungan sarana dan prasarana, bimbingan dalam penggunaan teknologi bagi petani, asuransi tanaman, dan lain-lain.

Komoditas yang akan dikembangakan dalam program Food Estate tidak hanya pada sektor pertanian saja.

Sektor perkebunan, dan perikanan juga akan dipadukan sehingga hasil yang diperoleh menjadi lebih maksimal.

“Diharapkan dengan adanya program ini dapat diwujudkan pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan,”

“Serta meningkatkan status Kalimantan Tengah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah,” ungkap Sunarti saat mengakhiri wawancara.

Reporter | Devi Yulianti

Pos terkait