Analis Pasar | Negosiasi Stimulus Fiskal Pengaruhi IHSG

  • Whatsapp
Analis Pasar | 2021, IHSG Diramalkan Kembali ke Level 6.000
Analis Pasar | 2021, IHSG Diramalkan Kembali ke Level 6.000

transbisnis.com | JAKARTA – Sepanjang pekan ini, IHSG hanya naik tipis 0,17%. Untuk pekan depan, IHSG diprediksi akan bergerak sideways. Menutup pekan ketiga Oktober 2020, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,40% ke level 5.122,19 pada Jumat (23/10).

Walau pun demikian, arus dana investor asing masih terus meninggalkan pasar saham tanah air. Dalam sepekan, jumlah jual bersih (net sell) asing di semua pasar mencapai Rp 989,94 miliar.

Bacaan Lainnya

Alhasil, sejak awal tahun, dana asing yang kabur dari pasar saham mencapai Rp 53,36 triliun di seluruh pasar.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana membeberkan, dalam sepekan ini ada sejumlah faktor yang mempengaruhi IHSG dan emiten-emiten bursa.

Salah satunya adalah negosiasi stimulus fiskal untuk penanggulangan corona yang masih berjalan alot di Amerika Serikat (AS).

Selain itu, berita kenaikan cukai rokok yang diusulkan oleh Badan Kesehatan Dunia alias World Health Organization (WHO) yang sedang dalam pembahasan oleh Kementerian Keuangan juga menekan sejumlah saham rokok berkapitalisasi besar.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan memastikan tarif cukai rokok pada 2021 akan naik. Kabar yang berembus, pemerintah akan menaikkan cukai hasil tembakau (CHT) sebesar 17% untuk tahun depan.

“Pasar juga menunggu rilis gross domestic product (GDP) kuartal ketiga Indonesia di awal November,” kata Herditya).

Hasil dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga ini pun akan berada di zona negatif.

Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi memang akan membaik dibanding kuartal kedua.

Hanya saja, pertumbuhannya masih di angka negatif yakni di kisaran -2,9% hingga -1,0%.

Untuk sepekan ke depan, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih bergerak sideways

Dengan kecenderungan terkoreksi. Rentang pergerakan IHSG sepekan ke depan berada di level 5.050-5.130.[kontan]

Pos terkait