Aniaya Ibu dan Anaknya, Seorang Opung-Opung Diseret ke Penjara

  • Whatsapp
Aniaya Ibu dan Anaknya, Seorang Opung-Opung Diseret ke Penjara

transbisnis.com | TEBINGTINGGI – Polisi menangkap pria inisial SP (62) alias opung Jait warga Bandar Khalifah yang memukul wajah seorang bocah dan ibunya di Bandar Khalifah Sergai Sumatera Utara.

DS (12) dan Ibunya SRH (48) dianiaya SP di sebuah lokasi Billiard berlabel Monalisa di kawasan Dusun Pekan Sei Birung.

Bacaan Lainnya

” SP ditangakap dirumahnya saat sedang berkemas pada Jum,at (23/10/2020) malam kemarin,” Kata Kapolres Tebingtinggi Ajun Komisaris Besar Polisi, James P Hutagaol Sik saat press relise, Sabtu (24/10/2020).

Pelaku diringkus petugas Satreskrim, usai beredarnya video viral Youtube, saat SP melakukan pemukulan.

” Pelaku tidak melawan saat diringkus petugas, walau diduga hendak kabur,” ujar James didamping Kasat Reskrim AKP Wirhan Arif.

Pemukulan berawal dari lokasi meja billiard Monalisa, tempat DS bermain.Tak lama, pelakupun datang dan juga bermain.

Hanya satu set, pelaku memilih berhenti. Sementara DS terus bermain. Sodokan diset kedua DS tak maksimal.

Bola sodokannya keluar meja tak sengaja mengenai tangan pelaku.” Kenapa kau lempar tangan opung,”.

DS menjawab tak sengaja. Pelaku emosi sembari berkata” Masa Kau Gak Sengaja, Melempar Opung,” ucap pelaku sembari menghampiri korban.

Lalu baju kerah DS ditarik pelaku. Sementara tangan kanannya memukul wajah korban secara berulang.

Tubuh korban diangkat, kepala korban diantukkan ke meja billiar. Ibu korbanpun mendatangi pelaku.

“Ngapain kau pukul anak ku, ku laporkan Polisi kau nanti,”. Tak surut amarah, ibu korban juga dianiaya.

3 kali pukulan seperti tinju mendarat di wajahnya. ” Lepaskan” teriak ibu korban sambil berusaha melepaskan cengkraman.

Bersana Kassubag Humas AKP Josua Nainggolan, James menambahkan, warga bermarga Tambunan mencoba melerai. Selanjutnya pelaku bergegas meninggalkan lokasi.

Usai press relise, polisi langsung menahan pelaku. SP dapat dijerat pasal 80 ayat (1) tentang perlindungan anak dan pasal 351 ayat 1 dan 4 KUHP Pidana maksimal.

“Kedua korban tengah dirawat di RS Bhayangkara Tebingtinggi Sumatera Utara,” tegas James.

Reporter | Rahmadsyah

Pos terkait