Sosialisasi Prokes Seniman Sumut Ciptakan Lagu Covid-19

  • Whatsapp
Mara Covid-19 karya Rahmat Sys Barus

transbisnis.com | TANAH KARO –  Seniman gaek dari Kecamatan Tiga Panah Tanah Karo,Sumatera Utara, Rahmat Sys Barus menciptakan  lagu seputar bencana Covid-19. Saat ditemui Rabu (21/10), pria lanjut usia ini memperlihatkan semangatnya soal disiplin  protokoler kesehatan (Prokes).Hal itu menginspirasinya dalam syair ciptaannya meski dalam bahasa daerah Karo.

Rahmat Sys Barus terpanggil menuangkan idenya sekaitan dengan program pemerintah dalam sosialisasi Prokes.Baginya, tinggal di rumah dan mengikuti anjuran pemerintah adalah demi kesehatan bersama.

Bacaan Lainnya

Data yang dicuplik dari https://covid19.karokab.go.id/ per tanggal 20 Oktober 2020,tercatat kecamatan yang didiami Rahmat Sys Barus urutan kedua jumlah korban meninggal dunia.Urutan pertama ibu kota Karo , Kaban Jahe 6 orang meninggal,Kecamatan Tiga Panah 4 orang meninggal dunia ,Berastagi 3 meninggal dan Kecamatan Munte 2 orang meninggal.

Data kesembuhan mencapai 90 orang dan total jumlah yang meninggal mencapai 23 orang.Sedangkan 27 orang kontak erat,11  suspek,3 orang probable dan 241 orang terkonfirmasi.

Rahmat Sys Barus, sejak bulan Mei 2020 sudah terinspirasi dengan program pemerintah dalam menangani sebaran Covid-19.”Respon seniman ya dengan membuat lagu berisi ajakan seperti yang diprogramkan pemerintah,” ujarnya sambil menyebutkan lagu ini sudah tayang di youtube.

Mara Covid-19

Mara covid sepuluh siwah
Jaga jarak ngadi kita i rumah
Sibegiken kata ajar pemerintah
Gelahna kita sehat mejuahjuah
(Terjemahan : Bencana covid-19 / jaga jarak tinggal di rumah / Dengarkan nasehat pemerintah / supaya kita sehat sejahtera/

Mara covid sepuluh siwah
Kuta simbelin rempet lanai meriah
Di la i rumah nggo pangen kita ku sabah
Gelahna ula sempat kita ermorah-morah
(Terjemahan : Bencana covid-19 / Kota besar sontak sepi / Kalau tak di rumah lebih baik ke sawah / Agar tidak jadi masalah)

Mara covid sepuluh siwah
Lawes kam gelah
Enggo me enggo meddu kami i rumah
Enggo me enggo gelah
Makana banci kami mulihi ergiah-giah
(Terjemahan : Bencana covid-19 / Pergilah segera / Kami sudah bosan di rumah/ Sudah, sudahlah / Agar kami kembali bergairah)

Mara covid sepuluh siwah
Ngadi nangkeng jumpa pagi ngincuah
Bujur ninta man simada kesah
Ibas berekenNa kesehaten ras mejuahjuah
(Terjemahan : Bencana covid-19 / selepas berbukit ketemu penurunan /Terima kasih kepada Tuhan / DiberiNya kesehatan dan kesejahteraan).

Pos terkait