Melirik Potensi Industri Udang Vanuame di Sulawesi Tengah

  • Whatsapp
Melirik Potensi Industri Udang Vanuame di Sulawesi Tengah
Pengolahan Industri udang vanuame di Teluk Tomini, Teluk Tolo, Laut Sulawesi, dan Selat Makassar.[Nabilah]

transbisnis.com | SULTENG – Di dalam masa pandemi Corona, Sektor yang condong tumbuh positif dan tidak berpengaruh adalah dari bidang pangan dan energi. Hal ini juga merupakan salah satu prioritas di dalam pemulihan ekonomi di masing-masing daerah.

Hal tersebut di ungkap oleh Dr. Hasanuddin Atjo selaku Staf Ahli Kementerian Maritim dan Investasi pada hari Selasa (10 Oktober 2020). Selain itu Ia juga mengungkapkan terkait potensi yang ada di Sulawesi Tengah.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan bahwa terdapat sekitar 70% masyarakat di Sulawesi Tengah yang bekerja di sektor pangan dan jasa UMKM.

Hal ini dirasa perlu untuk dijadikan prioritas dan saat ini telah dijalankan oleh Pemerintah Pusat melalui porgram Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yang dimana proram tersebut berpotensi dapat meningkatkan devisa.

Ia mengatakan bahwa salah satu cara yang berpotensi di Sulawesi Tengah yaitu dengan pengolahan Industri udang vanuame.

Hal ini dipilih dikarenakan adanya empat wilayah kawasan pengelolaan perikanan nasional yang terdapat di provinsi tersebut.

Empat wilayah tersebut diantaranya yaitu Teluk Tomini, Teluk Tolo, Laut Sulawesi, dan Selat Makassar. Selain itu terdapat potensi lahan sebanyak 60 ribu hektare.

Namun sayang, baru sebanyak 10 ribu hektare areal yang dikelola oleh masyarakat, ujar Beliau. Selain itu pengolahan lahan yang telah diolah mayoritas hanya menggunakan teknologi tradisional.

Kemudian dari potensi yang ada tersebut, Sulawesi Tengah juga baru meproduksi sebanyak 17 ribu ton dengan kontribusi di kebutuhan nasional sebanyak 3%

Hal tersebut apabila menggunakan seluruh potensi lahan yang tersedia serta adanya penggunaan teknologi yang maju dapat meningkatkan hasil produksi dan meningkatkan kemakmuran bagi para pelaku usaha.

“Hal ini yang menjadi concern utama bagi Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah”, ujar Hasanuddin.

Sulawesi Tengah juga masih dalam pembangunan dan pemulihan ekonomi pasca gempa, tsunami, dan likuifasi tahun 2018.

Serta adanya pandemi Corona yang belakangan ini menimpa hampir seluruh wilayah Indonesia dan dunia. Sehingga salah satu cara efektif dan tidak memiliki dampak yang signifikan adalh industri udang vanuame.

Reporter | Nabilah

Pos terkait