Pengrajin di Danau Toba Dilatih Wirausaha Digital

  • Whatsapp
Pengrajin di Danau Toba Dilatih Wirausaha Digital

transbisnis.com | TOBA – Para pengrajin di wilayah Toba, Sumatera Utara dilatih Dewan Kerajinan Nasional dan Kementerian Perhubungan memberikan pelatihan wirausaha digital

Pelatihan dibuka Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenhub sekaligus Ketua Bidang Wirausaha Baru Dewan Kerajinan Nasional, Endang Budi Karya di The Kaldera Toba Nomadic Escape, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Bacaan Lainnya

Endang mengatakan, Danau Toba sebagai Destinasi Super Prioritas perlu melakukan pengembangan infrastruktur dan promosi daerah secara masif.

“Sumber daya manusia di wilayah ini juga harus dipersiapkan agar tidak tertinggal dan dapat merasakan hasil pembangunan ini dengan meningkatnya kesejahteraan warga,” kata Endang.

Pelatihan ini membuka akses dan wawasan lebih luas sehingga para pengrajin mampu menjadi seorang wirausaha yang kompetitif dan produktif serta berbasis teknologi.

Kata dia, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharap menjadi pengrajin yang unggul dibidangnya dan mampu memberikan kontribusi untuk mempromosikan wisata Danau Toba.

“Termasuk dengan menghasilkan produk-produk souvenir yang berkualitas dan marketable, diminati wisatawan dalam negeri dan luar negeri,” papar Endang.

Pelatihan Kerajinan Rakyat di Wilayah Destinasi Super Prioritas Danau Toba dan mulai 15-19 Oktober 2020.

Diharap dapat menyatukan sinergi dan mendorong semua pelaku usaha kerajinan pada setiap elemen untuk lebih peduli dan kreatif di era industri 4.0.

Program pelatihan kerajinan rakyat fokus pada kreasi wastra, kayu, rotan, bambu, batok kelapa, tanah liat dan kerang, yang akan dibuat berbagai macam kerajinan tangan.

Hasil kerajinan tangan ini akan dikembangkan bisnisnya secara digital dan online, misalnya dengan pembuatan website, mendayagunakan media sosial, dan searching engine.

Dengan demikian, produk kerajinan mereka dapat bersaing ke pasar global, sehingga dapat terus memajukan rasa ‘Bangga Buatan Indonesia’ yang berbasis sumber daya alam, tradisi dan warisan budaya, khususnya dari wilayah Sumatera Utara.

Endang berpesan kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan baik, serius dan sungguh-sungguh agar menjadi perajin-perajin muda yang kreatif, produktif, dan memperoleh peningkatan pendapatan sebagai wirausaha kriya.

“Saya mengingatkan untuk tetap mentaati protokol kesehatan. Selalu rajin mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker sebagai upaya bersama memutus penyebaran rantai Covid-19 ini,” tandasnya.[ana]

Pos terkait