IHSG Turun 32,62 Poin di Perdagangan Sesi I

  • Whatsapp
IHSG Turun 32,62 Poin di Perdagangan Sesi I
IHSG di Bursa Efek Indonesia.[net]

transbisnis.com | JAKARTA – Pada akhir perdagangan sesi I, Jumat (16/10/2020) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 32,62 poin atau 0,64% ke 5.072,53 di pasar spot.

Penurunan ini merupakan penurunan hari kedua setelah IHSG naik dalam delapan hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Ada 9 indeks sektoral turun bersama dengan IHSG. Sektor keuangan turun paling dalam, yakni 1,05%. Sektor industri dasar merosot 0,96%.

Di mana sektor perkebunan melemah 0,77%. Sektor infrastruktur turun 0,68%. Sektor perdagangan dan jasa tergerus 0,63%. Sektor aneka industri melemah 0,53%.

Sementara, sektor tambang turun 0,44%. Sektor manufaktur melemah 0,38%. Sektor barang konsumsi turun tipis 0,08 poin. Hanya sektor konstruksi dan properti yang menguat 0,45%.

Total volume transaksi bursa mencapai 6 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,85 triliun. Sebanyak 225 saham turun harga. Masih ada 159 saham menguat dan 158 saham flat.

Top losers LQ45 terdiri dari:

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) -2,39%
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) -2,28%
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) -2,11%

Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) 2,42%
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 1,27%
PT PP Tbk (PTPP) 1,10%

Investor asing mencatat net sell Rp 296 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah BBRI Rp 79 miliar.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 65 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 47,3 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 10,3 miliar.

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 8,6 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 8,5 miliar.[kontan]

Pos terkait