Klaim Dana Corona 6 RS Senilai Rp284 Miliar Bermasalah

  • Whatsapp
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melakukan teleconference dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Pandjaitan di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Rabu (30/9/2020).

transbisnis.com |MEDAN – Data BPJS Kesehatan,sampai saat ini ada 6 RS yang mengajukan klaim dengan total biaya senilai Rp284 miliar dari 3.917 kasus. Namun, klaim yang sesuai sekitar Rp140 miliar dari 2.404 kasus dan yang masih dalam perselisihan (dispute) sekitar Rp143 miliar dari 1.513 kasus.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut siap membantu rumah sakit untuk klaim biaya penanganan corona virus disesea 19 ( Covid-19). GTPP Covid-19 Sumut juga akan membentuk tim untuk mempercepat proses klaim agar keuangan rumah sakit (RS) bisa berjalan dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Masalahnya ada ketidaksepemahaman antara RS dan BPJS selaku verifikator.Kita akan bantu RS untuk mempermudah klaim biaya ini.,” kata Edy Rahmayadi, di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, usai melakukan teleconference dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (30/9).

Menurut keterangan Plt Direktur Jendral Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir, awalnya berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) Nomor 238/2020 ada 10 kluster permasalahan yang menjadi terhambatnya yaitu identitas, kriteria peserta, pemeriksaan penunjang lab, tata laksana isolasi dan berkas klaim tidak lengkap.

Kemudian diagnosa penyakit penyerta merupakan bagian diagnosa utama (seharusnya diagnosa utama Covid-19), diagnosa komorbid , rawat inap dilakukan di luar ruangan isolasi yang ditetapkan direktur RS, pemeriksaan penunjuang radiologidan klaim tidak sesuai karena masalah aplikasi e-klaim.

“Kita sudah pangkas kluster menjadi 4 dari 10 melalui Kepmenkes 446/2020. Ini harusnya lebih mempermudah RS dalam melakukan proses klaim Covid-19. Dan satu lagi pengajuannya tanggal 10 tiap bulannya,” kata Abdul Kadir, melalui teleconference.

Luhut Binsar Pandjaitan yang juga merupakan koordinator penanganan Covid-19 untuk sembilan provinsi dengan kasus terbanyak di Indonesia meminta agar kepala daerah membantu RS mempercepat klaim Covid-19. Dia juga meminta kepala daerah untuk membuat satuan tugas khusus untuk menangani masalah klaim Covid-19.

Dirut BPJS Fachmi Idris mengatakan pihaknya dan Kemenkes telah bekerja keras untuk mempercepat proses klaim biaya Covid-19. Pada 28 September 2020, Kemenkes melalui BPJS telah membayar total klaim Rp5.629 miliar dan di 29 September sebesar Rp5.792 miliar (meningkat Rp163 juta). Untuk lebih meningkatkan hal tersebut, RS perlu tahu prosedur pengajuan klaim Covid-19.[rls]

Pos terkait