Bahaya Oleskan Perasan Lemon ke Wajah Berjerawat

  • Whatsapp
Bahaya Oleskan Perasan Lemon ke Wajah Berjerawat
Bahaya Oleskan Perasan Lemon ke Wajah Berjerawat.[net]

transbisnis.com | Bahaya oleskan perasan lemon ke wajah berjerawat di mana bahaya oleskan perasan lemon ke wajah berjerawat dan tidak sedikit orang menganggap bahwa perasan lemon dapat mengatasi wajah yang berjerawat.

Padahal, para ahli dermatologi tidak menyarankan penggunaan perasan lemon secara topikal atau mengoleskannya langsung pada kulit.

Bacaan Lainnya

Para ahli menyarankan Anda untuk berhati-hati menjalani perawatan kulit menggunakan lemon yang buatan sendiri.

“Meski lemon terdaftar sebagai bahan dalam pembersih atau serum favorit Anda, bukan berarti mengoleskannya langsung ke kulit akan memberikan manfaat yang sama,” ujar ahli dermatologi Marnie Nussbaum, mengutip Byrdie.

Penggunaan lemon secara langsung jelas akan berbeda dengan produk skincare yang menggunakan bahan aktif dalam lemon.

Produk skincare umumnya diformulasikan oleh para ahli kimia dengan menggunakan konsentrasi beberapa bahan yang memberikan manfaat optimal dan aman.

Perasan lemon sendiri mengandung 5-6 persen asam sitrat yang bermanfaat sebagai agen eksfoliasi agar kulit tetap bersih.

Sejumlah studi menemukan bahwa asam sitrat juga berfungsi sebagai antimikroba sehingga efektif untuk melawan bakteri penyebab jerawat.

“Tingginya kadar asam menciptakan lingkungan yang tidak ramah buat bakteri. Keasaman juga punya efek,”

“Menyegarkan pada kulit, membantu mengurangi produksi minyak, dan mengecilkan pori-pori,” jelas Nussbaum.

Sementara itu, vitamin C dalam bentuk ascorbic acid memiliki kandungan bermanfaat sebagai antioksidan.

Vitamin C juga membantu melawan hiperpigmentasi kulit akibat bekas jerawat.

Perasan lemon ke wajah berjerawat berisiko Iritasi

Manfaat Jeruk Lemon untuk Kesehatan Anda
Manfaat Jeruk Lemon.[net]
Meski menawarkan kandungan dan manfaat yang cukup menggiurkan, sebaiknya Anda pikir-pikir lagi sebelum mengoleskan perasan lemon pada jerawat.

Perasan lemon lekat dengan risiko iritasi akibat kandungan asamnya yang tinggi.

“Kulit manusia memiliki pH 4,5-5,5, sementara lemon sekitar 2. Perbedaan ini bisa mengakibatkan rasa perih, mengelupas, dan kemerahan,” kata ahli dermatologi Emily Arch.

Kondisi ini semakin parah jika asam sitrat terpapar sinar UV. Penggunaan asam sitrat tanpa mengaplikasikan tabir surya

Bisa mengakibatkan phytophotodermatitis (kondisi kulit seperti terbakar) dan ruam hiperpigmentasi.

Dengan kata lain, tidak ada cara aman untuk mengaplikasikan lemon buat kulit kecuali penggunaan produk dengan kandungan lemon.

“Sementara bahan asam pada lemon terlihat pas buat kulit berjerawat, mengaplikasikan lemon secara langsung pada kulit cenderung mengakibatkan efek buruk daripada efek baik,” kata Arch.

Pos terkait