Seorang Istri Tikam Leher Pelakor yang Selingkuh dengan Suaminya

  • Whatsapp
Seorang Istri Tikam Leher Pelakor
Ilustrasi Penikaman.[net]

transbisnis.com | NTT – Dibakar api cemburu, seorang IRT atau ibu rumah tangga berinisial D asal NTT nekat tikam seorang wanita berinisial MS yang ia duga sebagai selingkuhan suaminya.

Korban tersebut kena tikaman sebilah pisau pada bagian leher sehingga harus mendapat penanganan ke rumah sakit setempat.

Bacaan Lainnya

“Kasus penikaman itu akibat pelaku D cemburu dengan MS,” ucap kasubag humas polres Flores Timur, Ipda Piter Sogen, sebagaimana lansiran Kompas, selasa pagi (15/09/2020).

Piter Sogen juga menuturkan bahwa insiden penikaman tersebut terjadi pada sebuah indekos milik MS yang berlokasi Desa Lewoloba, kecamatan Ile Mandiri, Flores Timur.

Kejadian tersebut berawal dari ketika D mencurigai suaminya berselingkuh. D curiga kalau suaminya memiliki hubungan khusus dengan korban MS.

Lalu oleh karena rasa cemburunya itu, D pun lantas menyambangi indekos MS. Keduanya pun menuai pertengkaran sengit.

D yang kala itu memegang pisau kemudian menusuk leher korban hingga terluka. D tak segan-segan menikam wanita tersebut

Dengan menggunakan sebilah pisau oleh karena dugaan berselingkuh dengan suaminya.

Setelah melakukan aksinya, IRT yang sangat nekat tikam wanita tersebut langsung kabur dengan memabawa pisau tersebut.

Hingga warga yang mengetahui dan melihat insiden itu pun lantas segera membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Larantuka untuk mendapatkan penanganan medis.

Akan tetapi lantaran kondisi korban kritis, korban MS pun langsung mendapat rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maumere, kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Polisi yang mengetahui kejadian pun turut mendatangi tempat kejadian perkara dan memburu pelaku penusukan beserta barang bukti yang ia gunakan.

Dan berdasarkan informasinya, polisi saat ini sudah mengamankan si pelaku.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolres Flores Timur. Kasusnya akan dtindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.

Pos terkait