China Gencar Latihan Militer di Perbatasan Taiwan, Ini Alasannya

  • Whatsapp
China Gencar Latihan Militer
jet tempur FC-31 Gyrfalcon.[net]

transbisnis.com | BEIJING – Pernyataan ini merupakan respons pertama Beijing setelah Taiwan mengeluh bahwa latihan angkatan laut dan udara skala besar merupakan provokasi serius.

Beijing menegaskan bahwa latihan militer China di lepas pantai barat daya Taiwan minggu lalu merupakan tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan China.

Bacaan Lainnya

China, yang mengklaim Taiwan yang demokratis sebagai miliknya, telah meningkatkan aktivitas militer di dekat pulau itu.

Hal ini dipandang Taiwan sebagai intimidasi untuk memaksanya menerima pemerintahan China.

Mengutip Reuters, Taiwan mengecam latihan dua hari pekan lalu, yang dikatakan berlangsung di zona identifikasi

Pertahanan udara Taiwan, antara daratan Taiwan dan Kepulauan Pratas yang dikendalikan Taiwan.

Taiwan mengatakan China mengirim jet tempur Su-30 dan J-10 canggih untuk berpartisipasi.

Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan China, Ma Xiaoguang, dalam penjelasan publik pertamanya mengenai perisitiwa latihan militer itu mengatakan bahwa Taiwan adalah bagian “suci” dan tidak terpisahkan dari China.

“Kegiatan pelatihan tempur yang relevan oleh Tentara Pembebasan Rakyat adalah tindakan yang diperlukan,”

“Yang ditujukan pada situasi keamanan saat ini di Selat Taiwan dan untuk menjaga kedaulatan nasional,” kata Ma dalam konferensi pers.

Dalam referensi yang jelas ke Amerika Serikat, pemasok utama senjata Taiwan dan pendukung internasional terkuat,

Ma mengatakan latihan itu juga ditujukan untuk “campur tangan pasukan asing” dan kegiatan kemerdekaan Taiwan, bukan rakyat Taiwan.

Pemerintah Taiwan mengizinkan pasukan anti-China, Barat untuk “memainkan kartu Taiwan” dan menjadi pion dalam menghentikan pembangunan China.

Memicu permusuhan antara kedua sisi selat dan mengupayakan kemerdekaan Taiwan, kata Ma.

“Mereka terus memprovokasi dan menjadi pembuat ancaman dan pembuat masalah,” katanya.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, yang telah memperingatkan risiko konflik yang tidak disengaja karena meningkatnya aktivitas militer.

Mengatakan pulau itu sudah menjadi negara merdeka bernama Republik China, nama resmi Taiwan.

Pentagon juga menyatakan keprihatinan tentang latihan China minggu lalu. Amerika Serikat

Telah melakukan aktivitas militernya sendiri di dekat Taiwan, termasuk pelayaran kapal perang reguler melalui Selat Taiwan.

Pos terkait