10 Saham Net Buy Asing di Perdagangan Sesi I

  • Whatsapp
Analisis Pasar | IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan
Analisis Pasar | IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan.[net]

transbisnis.com | JAKARTA – 10 saham net buy asing di sesi I, Rabu (16/9/2020) di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,74% atau turun 37,73 poin ke level 5.063,13

Pada perdagangan sesi I, IHSG tertekan paling tinggi dari penurunan sektor infrastruktur dan tambang.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data RTI, semua sektor, yakni 10 sektor, memerah di sesi I. Sektor infrastruktur tercatat mengalami tekanan paling dalam turun 1,45% ke 822,62

Disusul sektor tambang yang turun 1,38% ke 1.371,06 dan sektor barang-barang konsumsi turun 0,86% ke 1.893,47.

Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 7,04 miliar dengan nilai transaksi Rp 3,65 triliun. Sebanyak 250 emiten turun, 124 emiten naik dan 167 emiten lainnya flat.

Asing melanjutkan net sell atau jual bersih sebesar Rp Rp 535,39 miliar di seluruh pasar.

Meski demikian, asing juga tercatat membukukan net buy atau beli bersih terhadap sejumlah saham di bawah ini.

Baca Juga: IHSG merosot, saham-saham ini banyak dilepas asing di sesi I, Rabu (16/9)

Asing mengoleksi saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) Rp 4,6 miliar. Saham INTP flat di level Rp 11.400 pada perdagangan sesi I, Rabu (16/9).

Volume perdagangan saham INTP mencapai 9,5 juta saham dengan nilai transaksi Rp 10,9 miliar.

PT Bank Tabungan Pensiunsn Nasonal Syariah Tbk (BTPS) RP 4,2 miliar. Saham BTPS menguat tipis 0,59% ke Rp 3.400 per saham.

Total volume perdagangan saham BTPS mencapai 30,8 juga dengan nilai transaksi Rp 10,5 miliar.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 3,7 miliar. Saham BMRI flat di level Rp 5.675 per saham. Volume perdagnagan saham BMRI mencapai 232,7 juta dengan nilai transaksi Rp 132,4 miliar.

Berikut 10 saham net buy asing di sesi I, Rabu (16/9):

INTP Rp 4,6 miliar
BTPS Rp 4,2 miliar
BMRI Rp 3,7 miliar
MIKA Rp 3,6 miliar
INCO Rp 2,4 miliar
SCMA Rp 1,5 miliar
UCID Rp 955 juta
ICBP Rp 808 juta
LPPF Rp 90,5 juta
SMSM Rp 89,9 juta.[kontan]

Pos terkait