Telan Uang Arisan Online, Alya Jebolan Indonesia Idol 2012 Dijemput Polisi

  • Whatsapp
Telan Uang Arisan Online, Alya Jebolan Indonesia Idol 2012 Dijemput Polisi
Alya Jebolan Indonesia Idol 2012 Dijemput Polisi

transbisnis.com | MEDAN – Diduga telan uang arisan online bermodus investasi, jebolan Indonesia Idol 2012, AZ alias Alya (27), diringkus polisi.

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan, saat ini Alya ditahan dan masih didalami keterangannya.

“Benar yang bersangkutan sudah diamankan. Dia diamankan setelah dilaporkan oleh membernya dalam kasus dugaan penipuan atau penggelapan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tersangka dilaporkan oleh seorang member investasi bernama Herman Rumapea. Tak hanya Herman, korban penipuan ini bahkan lebih dari satu orang.

“Kerugian korbannya sekitar Rp 120 juta. Ada juga member lain kita ketahui membuat laporan di Polsek Medan Barat dan Polrestabes Medan,” ujarnya.

Ricky mengungkapkan, bahwa informasi bahwa beberapa korban dugaan penipuan arisan online bermodus investasi yang dikelola Ayla tersebut berasal dari Medan Area, Medan Barat dan Medan Sunggal.

“Laporan di Polrestabes Medan yang sudah terkonfirmasi ada dua. Satu laporan tentang penipuan dan satu lagi laporan perampasan mobil,” ungkapnya.

Ayla diamankan di rumah pengacaranya di Jalan Garu III, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan pada 4 September 2020 lalu.

“Lalu setelah diperiksa, polisi kemudian melakukan penahan terhadap yang bersangkutan sejak 5 September 2020. Kita amankan dari Jalan Garu III, kalau gak salah itu di rumah pengacaranya,” tutur Ricky.

Informasi yang berhasil dihimpun, Ayla dilaporkan oleh lima orang korbannya ke jajaran Polrestabes Medan. Para korban diduga tertipu dengan total kerugian ratusan juta rupiah.

Kelima korban masing-masing Firza (27) warga Kecamatan Medan Area, Tiara Riza (29) warga Kecamatan Medan Helvetia, Tiwi (24) warga Kecamatan Medan Sunggal.

Selanjutnya, Tia (25) warga Kecamatan Medan Sunggal, Siti (27) warga Kecamatan Medan Barat, membuat laporan polisi terkait dugaan tindak pidana penipuan ke Polrestabes Medan.

Pos terkait