IHSG Bisa Terkoreksi ke Kisaran Pivot Level 4.880-4.900

  • Whatsapp
Proyeksi Pergerakan IHSG
Ilustrasi: Bursa Efek Indonesia.[net]

transbisnis.com | JAKARTA – IHSG bisa terkoreksi ke kisaran pivot level 4.880-4.900 di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup bertenaga dalam perdagangan kemarin.

IHSG melesat hingga 1,93% menuju level 4.941,006 pada perdagangan Rabu (3/6) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bacaan Lainnya

Investor asing mencatat pembelian bersih atau net buy sebesar Rp 1,51 triliun di seluruh pasar. Dalam seminggu terakhir, asing melakukan pembelian bersih dengan total Rp 2,62 triliun.

Total volume transaksi pada hari ini mencapai 11,32 miliar dengan nilai transaksi menembus Rp 12,87 triliun. Ada sejumlah 258 saham mengalami penguatan, 150 saham melemah, dan 156 saham stagnan.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, sentimen penggerak IHSG masih terfokus pada pembukaan ekonomi. Menurutnya, katalis ini juga akan mewarnai pergerakan IHSG pada pekan ini serta pekan depan.

Adapun sentimen negatif seperti tensi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, hingga aksi unjuk rasa di AS masih tidak direspons oleh pasar dan pelaku pasar masih euforia atas berjalan kembalinya ekonomi.

“Harapan masuknya kembali dana asing ke pasar modal Indonesia sangat besar, terlihat sejak awal minggu dana asing yang masuk semakin besar,” kata Hendriko.

Hendriko memprediksi IHSG berpotensi menguji level 5.000 yang merupakan resistance psikologis pada perdagangan Kamis (4/6).

Sementara itu, Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan memperkirakan IHSG bisa terkoreksi ke kisaran pivot level 4.880-4.900 pada perdagangan Kamis (4/6).

Dia melanjutkan, koreksi tersebut sejalan dengan potensi profit taking, terutama di sektor manufaktur.

Secara teknikal, potensi profit taking didukung oleh indikasi overbought pada indikator stochastic.

Oleh sebab itu, waspadai resistance level 5.000 yang juga merupakan level psikologis IHSG.

“Pertimbangan profit taking apabila penguatan IHSG mulai tertahan di level tersebut,” ungkap Valdy dalam riset hari ini.

Di sisi lain, kecenderungan penguatan rupiah juga berpeluang membatasi pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini.

Pos terkait