Seorang Oknum Polisi di Tebingtinggi Tewas Bunuh Diri dengan Pistolnya

  • Whatsapp
Bunuh diri

transbisnis.com | Tebingtinggi – Pada Rabu (3/6) sekira pukul 08.10 WIB seorang oknum personel Polsek Rambutan, Polres Tebingtinggi ditemukan tewas di rumah orang tuanya, di Dusun V, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Berdasarkan informasi, korban berinisial MAP (36) berpangkat Bripka warga Jalan Sei Beringin, Kelurahan Tebingtinggi Lama, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi tewas diduga bunuh diri dengan pistolnya.

Bacaan Lainnya

Stres Akibat Sakit Diduga Pemicu Oknum Personel Polresta Tebingtinggi Bunuh Diri

“Korban melakukan bunuh diri dengan menggunakan senpi dinas Polri jenis revolver,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Aksi bunuh diri itu tersebut terjadi di depan adik korban, RNP (33). Sebelum kejadian sang adik diminta ibunya untuk datang dan melihat abangnya yang mengunci diri di kamar dan menyatakan mau minum racun.

Setelah RNP tiba, MAP sempat membuka pintu kamar dan bersedia bertemu sang adik. Ketika itu, dia berada di sudut kamar sedang mempersiapkan peluru dan mengarahkan laras senjata api ke dagunya.

RNP membujuk abangnya, namun MAP menyuruhnya pergi. Sempat terdengar suara tarikan pelatuk, namun tidak diikuti letusan.

Adiknya kembali mencoba membujuk korban, namun korban langsung menarik pelatuk senpi miliknya dan terdengar suara ledakan.

Tidak lama kemudian, adik korban melihat darah keluar dari arah dagu korban.

RNP kemudian meminta tolong kepada masyarakat sekitar, namun nyawa MAP tidak dapat tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.

Tak lama berselang tim dari Polres Sergai dan Polres Tebingtinggi tiba di lokasi. Mereka melakukan olah TKP dan menyelidiki motif kejadian itu.

“Saat ini sedang dilakukan olah TKP Tim Inafis Polres Sergai dan Polres Tebingtinggi,” tandas Tatan.

Pos terkait