Rupiah Spot Kembali Menunjukkan Taringnya di Pasar Spot

  • Whatsapp
Jisdor
Ilustarsi: Kurs Rupiah Spot.[net]

transbisnis.com | JAKARTA – Pada perdagangan, Rabu (3/6) Rupiah kembali menunjukkan taringnya. Kurs rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 14.095 per dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah melanjutkan penguatan kemarin. Pada hari ini, rupiah bahkan melesat 2,22% dibandingkan penutupan sebelumnya, Selasa (2/6) yang berada di level Rp 14.415 per dolar AS.

Bacaan Lainnya

Setali tiga uang, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga berhasil mencatatkan kinerja positif.

Mata uang Garuda ini berhasil ditutup di level Rp 14.245 per dolar AS atau menguat 1,77%.

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf menuturkan penguatan ini tidak terlepas dari masih tingginya optimisme pasar terhadap pemulihan ekonomi.

Sehingga aset berisiko seperti rupiah kemudian diburu dan mendorong rupiah untuk kembali menguat.

“China menunjukkan pertumbuhan data ekonomi yang positif pasca-relaksasi lockdown. Oleh sebab itu aksi beberapa negara untuk melakukan relaksasi,”

“Hingga pencabutan lockdown masih akan menjadi sentimen penggerak rupiah dan aset berisiko dalam beberapa hari ke depan,” terang Alwi.

Sementara itu, Head of Economics Research Pefindo Fikri C Permana mengungkapkan, sentimen positif terhadap rupiah masih datang dari aliran dana asing yang masuk ke dalam negeri.

“Aliran modal yang cukup kencang masuk ke Indonesia, baik di SUN dan saham, mendorong rupiah menguat tajam dalam beberapa hari terakhir,”

“Selain itu, mulai stabilnya harga minyak dunia,”

“Tampaknya cukup memberikan kepercayaan pada investor akan pemulihan industri manufaktur global,” ungkap Fikri.

Pos terkait