China Siap Mengimpor Lebih Banyak Produk Pertanian AS

  • Whatsapp
China

transbisnis.com | WASHINGTON – China siap mengimpor produk pertanian AS dimana negosiator perdagangan utama Presiden AS Donald Trump menyebut Beijing telah menyetujui untuk mengimpor lebih banyak produk Amerika.

Hal ini dilihat sebagai tanda kemajuan dalam kesepakatan fase satu yang ditandatangani kedua pihak pada Januari lalu.

Bacaan Lainnya

Dilansir dari South China Morning Post, China telah membuka pasarnya untuk impor blueberry, alpukat Hass California, barley dan biji-bijian pakan ternak lainnya.

Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer bilang, China juga menyetujui impor daging dari lebih banyak fasilitas pemrosesan dari Amerika.

“Ini adalah masa-masa sulit bagi kedua negara kita. Adalah penting bahwa kita masing-masing terus bekerja untuk membuat perjanjian kita berhasil,” katanya.

Komentar tersebut menunjukkan titik kerjasama yang jarang terjadi dalam suatu hubungan yang telah merebak di banyak bidang.

Termasuk perselisihan tentang asal-usul pandemi corona yang telah menewaskan lebih dari 330.000 orang dan ekonomi yang terpukul di seluruh dunia.

Ketegangan lebih lanjut muncul setelah Beijing mengumumkan pada hari Kamis bahwa pihaknya mengusulkan

Untuk memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang secara efektif akan membatasi aktivitas oposisi di Hong Kong.

Sementara USTR memuji kerja sama AS-China, Departemen Luar Negeri AS memperingatkan bahwa menindaklanjuti undang-undang ini akan mendapat kecaman keras dari Amerika Serikat.

Kesepakatan perdagangan fase satu, yang mulai berlaku pada bulan Februari, mengakhiri ancaman tarif pada sekitar US$ 155 miliar

Impor Cina yang mulai berlaku pada akhir tahun lalu, dan mengurangi setengahnya menjadi 7,5% pada US$ 120 miliar barang lainnya.

Tapi perjanjian ini tetap memberlakukan pajak impor 25% atas produk-produk Cina senilai US $ 250 miliar.

Perjanjian tersebut membuat China berkomitmen untuk lebih banyak membeli setidaknya US$ 200 miliar produk dan jasa Amerika daripada yang dilakukan pada tahun 2017.

“China telah bekerja dengan Amerika Serikat untuk menerapkan langkah-langkah yang akan memberikan akses yang lebih besar,”

“Bagi produsen dan eksportir AS ke pasar pangan dan pertanian China yang sedang tumbuh,” katanya.

Pos terkait