Setan Merah Rugi Rp451,9 M Karena Jadwal Liga Inggris Tertunda

  • Whatsapp
Setan Merah

transbisnis.com | INGGRIS – Setan Merah yaitu salah satu klub besar di Liga Primer Inggris Manchester United menyatakan pandemi virus corona menyebabkan lonjakan biaya sebesar £ 28 juta.

Atau setara dengan Rp 451.9 miliar. Angka ini diprediksi bisa lebih besar hingga akhir tahun mendatang.

Bacaan Lainnya

Pihak Manchester United melaporkan hal ini pada laporan keuanga kuartal ketiga yang berakhir 31 Maret 2020.

Menurut Chief financial officer (CFO) MU Cliff Baty lonjakan biaya ini lantaran mereka harus mengembalikan pendapatan dari hak siar TV sebesar £ 20 juta kepada pemilik hak siar Liga Primer Inggris, musim Liga Primer tahun ini belum selesai.

Selain itu Manchester United juga kehilangan penghasilan sebesar £ 8 juta karena selama tiga minggu terakhir bulan Maret 2020 lalu mereka harus menunda sebanyak tiga pertandingan di Liga Primer Inggris.

Selain itu, akibat pademi virus corona Covid-19, Manchester United dan klub-klub lain di Liga Primer Inggris harus menunda sebanyak 11 pertandingan.

Baty menjelaskan dalam telekonferensi dalam rilis laporan keuangan. Menurut dia, pengembalian dana yang mereka peroleh dari hak siar Liga Primer Inggris ini.

Karena ada perubahan jadwal pertandingan akibat Pandemi virus corona. Walhasil mereka harus membayar sekitar £ 20 juta

Menurut Baty sepertidikutip BBC Sports, kerugian ini tidak hanya karena pembatalan petandingan di Liga Primer Inggris.

Mereka juga menelan kerugian karena penghasilan dari para sponsor juga turun lantaran pembatalan pertandingan Liga Eropa dan Piala FA.

Di sisi lain, pendapatan terganggu tidak hanya dari penundaan Liga Inggris. Penghasilan mereka dari penjualan ritel

Juga hilang lantaran toko mereka di stadion Old Trafford hingga saat ini masih ditutup.

Meskipun Liga Primer Inggris menjadwalkan segera melanjutkan kompetisi, Dia khawatir penghasilan MU tidak akan cepat pulih.

Maklum dalam pertandingan lanjutan nanti, Liga Inggris tidak akan memperbolehkan adanya penonton di stadion.

Hanya saja manajemen United menolak untuk memberikan memperkirakan berapa biaya finansial keseluruhan dari pandemi tersebut pada akhir tahun.

 

Pos terkait