Reses Wakil Rakyat Drs Rahman Soroti Masalah Banjir

  • Whatsapp
Reses Drs Rahman
reses Anggota DPRD Deliserdang Drs Rahman di Dusun 1, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Rabu (20/5/2020).

transbisnis.com | LABUHAN DELI – Reses Anggota DPRD Deliserdang Drs Rahman di Dusun 1, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Rabu (20/5/2020) menyoroti masalah banjir.

“Banjir adalah persoalan skala prioritas yang harus dipikirkan dan dilakukan penanganannya, sehingga dampak banjir dapat diselesaikan dengan segera,” kata Drs Rahman Wakil Rakyat dari Partai Golkar saat reses.

Bacaan Lainnya

Seharusnya pihak pemerintah desa dapat lebih tanggap serta bisa mengambil kebijakan yang tepat, agar pembangunan yang dilaksanakan tak salah sasaran.

“Kades mempunyai kebijakan terhadap pembangunan desanya, jadi dianya dapat mengkaji mana-mana saja pembangunan yang harus didahulukan. Kalau saya pikir soal kebanjiran seharusnya lebih diprioritaskan,” ucap Drs Rahman Anggota Dewan dari daerah pemilihan Kec.Hamparan Perak dan Kec. Labuhan Deli tersebut.

Bukan itu saja, selain fungsinya sebagai pengawas, Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) juga turut berperan dalam pembangunan desa.

BPD juga memberikan pemasukan-pemasukan kepada pemerintah desa, sehingga pembangunan dapat terlaksana dengan baik.

“Peran aktif BDP sangat dibutuhkan dalam pembangunan desa. Selain sebagai kontrolnya desa, BPD juga sebagai wakil masyarakat di desa yang mempunyai masukan-masukan, tentunya kepada Kades,” jelas Anggota Dewan Drs Rahman yang duduk di Komisi D.

Dalam hal itu Drs Rahman selaku wakil rakyat berjanji akan meneruskan persoalan banjir warga Helvetia ke DPRD Deliserdang.

Dan dipastikan anggaran 2021 dapat dilakukan pembangunan infrastruktur untuk mengatasi banjir.

Terpisah, Batara Lubis (55) warga Dusun 2, Desa Helvetia, menyayangkan Pemerintahan Desa Helvetia

yang dianggap tak tanggap serta sama sekali tidak peduli dengan masyarakatnya.

Sehingga persoalan banjir yang belasan tahun dirasakan masyarakat Desa Helvetia belum pernah ada solusinya.

Penelusuran awak media, akibat ditutupnya parit oleh perumahan Graha Helvetia warga yang berdomisili di Dusun 2, Desa Helvetia selalu kebanjiran apabila hujan datang.

Reporter: Herman

Pos terkait