Keutamaan Sholat Berjemaah Sebagai Seorang Muslim

  • Whatsapp
Keutamaan Sholat Berjemaah
Sholat berjamaah.[net]

transbisnis.com – Keutamaan Sholat berjemaah merupakan sholat yang dilakukan secara bersama-sama, baik di masjid, mushala maupun di tempat lain. Sholat berjemaah minimal dilakukan oleh dua orang, satu sebagai imam dan satu sebagai makmum.

Perintah shalat berjemaah sendiri telah ada dalam Al Quran berikut:

Bacaan Lainnya

“Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk,” (QS al-Baqarah: 43).

Beberapa ulama menafsiri kalimat terakhir dalam ayat tersebut sebagai shalat berjemaah.

Bahkan sejumlah ulama menjadikan ayat itu sebagai landasan untuk mewajibkan shalat berjemaah.

Nabi Muhammad SAW sendiri telah menganjurkan umatnya untuk menunaikan shalat lima waktu secara berjemaah.

Bahkan, dikatakan tak sempurna shalat seorang Muslim yang bertetangga dengan masjid jika tidak menunaikan shalat berjamaah.

“Tidak sempurna sholat seseorang yang bertetangga dengan masjid kecuali dengan berjemaah. Dalam suatu riwayat, kecuali di masjid,” (HR Ahmad).

Soal keutamannya, Rasulullah SAW telah menyebutkan dalam sebuah hadis bahwa pahalanya 27 derajat lebih besar dari pada shalat sendiri. Dari Nafi’ dari Abdulah bin Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Shalat jemaah itu melebihi shalat sendirian dengan 27 derajat,” (HR Imam Bukhari). Para ulama mengartikan istilah ‘derajat’ pada hadis di atas dengan makna ‘shalat’.
Maka dapat dikatakan bahwa satu kali shalat berjemaah memiliki nilai 27 kali shalat sendiri.

Selain bernilai pahala 27 derajat lebih besar, shalat berjemaah juga dapat menjadi jalan pengampunan dosa bagi seseorang.

Hal itu berdasarkan sebuah hadis berikut: “Jika imam mengucapkan ‘Ghoiril maghdhubi ‘alaihim waladhdholliin’, maka ucapkan ‘amin’, karena sesungguhnya siapa yang mengucapkan amin bersamaan dengan ucapan malaikat maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR Bukhari Muslim).

Namun, umat Islam saat ini tengah menghadapi ujian berupa virus corona yang memaksa aktivitas ibadah di masjid ditiadakan, termasuk shalat berjemaah.

MUI pun mengimbau untuk tetap melaksanakan ibadah seperti biasanya, tapi dengan di rumah saja.

Shalat dilakukan berjemaah di rumah masih-masing bersama keluarga. Imbauan tersebut dilakukan guna menekan penyebaran wabah virus corona

Pos terkait