Bali Katanya Memiliki Imunitas Misterius Hadapi Virus Corona

  • Whatsapp
Jumlah Pasien Virus Corona di Indonesia yang Sembuh 301.006 Orang
#AyoLawanCovid-19 [ilustrator:winsah]

transbisnis.com | BALI – Bali katanya memiliki Imunitas Misterius hadapi Virus Corona di mana kasus kematian pertama Covid-19 yang dilaporkan di Indonesia juga menjadi kasus pertama kematian di Bali.

Seorang WNA yang memiliki penyakit bawaan, yakni diabetes melitus, hipertensi, hipertiroid, dan paru menahun.

Bacaan Lainnya

Lima minggu berlalu, Bali sudah mencatatkan 113 kasus positif Covid-19. Namun, angka kematian akibat Covid-19 ini di Bali sangat rendah.

Hanya 2 WNA yang hingga Kamis 16 April tercatat meninggal dunia karena mengidap Covid-19.

Untuk WNA yang kedua, seorang pria Prancis ditemukan meninggal di pinggir jalan, sebelum dia diketahui terjangkit Covid-19.

Sementara itu, dari jumlah kasus Covid-19 yang sudah ditangani di Bali, angka kesembuhannya cukup tinggi.

Sudah tercatat 32 pasien sembuh. Artinya sekitar 28,5 persen dari jumlah kasus positif telah sembuh.

Padahal, di Indonesia, pandemi ini sudah merebak di 34 provinsi dan menjangkiti 5.516 orang per Kamis 16 April pukul 12.00 WIB.

Jumlah kasus meninggal secara total mencapai 496 orang atau sekitar 8,99 persen dari kasus terkonfirmasi.

Sedangkan yang sembuh mencapai 548 orang atau sekitar 9,93 persen dari kasus terkonfirmasi.

Tingginya angka kesembuhan dan kecilnya persentase angka kematian di Bali.

Akibat Covid-19 ini bahkan menjadi sebuah tulisan di Asian Times Financial.

Dalam sebuah tulisannya berjudul “Bali’s Mysterious Immunity to Covid-19,” (Imunitas Misterius Bali terhadap Covid-19).

Diulas tentang periode pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama 3 bulan. Namun di Bali, situasinya terkendali.

Disebutkan pula dalam artikel yang dibuat oleh John Mcbeth itu, tidak ada cerita terkait RS yang penuh sesak oleh pasien Covid-19 di Bali.

Di mana juga tidak ada peningkatan angka kremasi di sejumlah krematorium yang ada di Bali.

Sementara tak ada tanda-tanda bahwa virus ini mewabah di pulau yang berjuluk Pulau Dewata ini dengan populasi penduduk 4,2 juta.

Lalu, tantangannya, masih dalam artikel itu. Disebutkan kedatangan tenaga kerja (naker) migran yang jumlahnya diestimasikan sekitar 20 ribu lebih.[oke]

 

Pos terkait