Rupiah Spot Diproyeksikan Bakal Terkoreksi Pagi Ini

  • Whatsapp
Kurs Rupiah Spot
Ilustrasi: Mata uang rupiah.[net]

transbisnis.com | JAKARTA – Pada perdagangan Rabu (8/4/2020) rupiah spot menguat 1,01% ke Rp 16.245 per dolar Amerika Serikat (AS).

Data kurs tengah Bank Indonesia (BI) Pergerakan rupiah masih mixed dengan kecenderungan melemah.

Bacaan Lainnya

Tapi, kurs rupiah spot ditutup melemah 0,31% ke Rp 16.250 per dolar AS pada Rabu (8/4) sore.

Menurut Analis HFX Berjangka Ady Pangestu mengatakan, pelemahan rupiah di pasar spot ini terjadi karena kekhawatiran pelaku pasar masih belum hilang sepenuhnya.

Sehingga pelaku pasar mengalihkan aset yang dimiliki ke aset safe haven.

Meski jumlah korban terinfeksi virus corona di Spanyol dan Italia telah menunjukkan penurunan.

Dolar AS didukung oleh program swap lines yang membuat kebijakan The Fed dapat diterapkan.

Bagi bank sentral global untuk mendapatkan dolar AS tanpa harus menjual US treasury yang digenggam.

Itu dilakukan sebagai upaya menjaga likuiditas dalam mata uang yang tersedia serta menjaga pasar keuangan selama krisis.

“Upaya itu yang kembali meyakinkan bank dan pelaku pasar bahwa aman untuk berdagang dalam mata uang dolar AS,” katanya

Dengan kondisi tersebut, Ady memprediksi rupiah pada Kamis (9/4) akan bergerak di rentang Rp 16.000 per dolar AS–Rp 16.500 per dolar AS.

Rupiah spot diperdagangan Rabu (8/4/2020) Pukul 09.40 WIB dibuka melemah tipis.

Rupiah di pasar spot ada di Rp 16.205 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,03% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.200 per dolar AS.

Rupiah melemah bersama beberapa mata uang Asia lainnya seperti baht Thailand yang melemah 0,33%.

Dolar Singapura yang melemah 0,26%, yuan China melemah 0,25% dan dolar Taiwan yang melemah 0,2% terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 100,10, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 99,90.

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (8/3).(kontan)

Pos terkait